Kota Malang, Bhirawa– Sebanyak dua armada bus yang membawa rombongan perwakilan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) se-Kota Malang resmi diberangkatkan menuju Kota Madiun pada Jumat 25/9. Keberangkatan gabungan ini dilepas langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Malang, Dr. H. Ahmad Subhan, untuk menghadiri agenda Kick-Off Bimbingan Manasik Haji Nasional untuk keberangkatan Tahun 2027
Pemberangkatan dua armada bus berkapasitas total 80 peserta ini merupakan wujud sinergi Forum Komunikasi (FK) KBIHU Kota Malang. Kuota tersebut dialokasikan secara proporsional kepada 13 KBIHU yang aktif di Kota Malang, di mana masing-masing lembaga mendelegasikan enam orang perwakilan pengurus dan jemaah, termasuk delegasi dari KBIHU Universitas Brawijaya (UB).

Ketua KBIHU UB, Ustadz HM Subki Hasby menyambut baik skema koordinasi ini. Kehadiran perwakilan KBIHU UB bersama belasan KBIHU lainnya menegaskan komitmen penyelenggara bimbingan ibadah di tingkat kampus dan masyarakat untuk menyelaraskan kurikulum serta pola pembinaan manasik jemaah sesuai regulasi terbaru.
Dalam sambutan arahannya, Dr. H. Ahmad Subhan mengapresiasi kebersamaan dan kekompakan jajaran pengurus KBIHU se-Kota Malang yang konsisten mendampingi jemaah sejak masa persiapan awal.
”Kegiatan di Madiun ini merupakan titik awal (kick-off) pelaksanaan bimbingan manasik haji secara serentak di seluruh kabupaten/kota se-Indonesia. Setelah agenda ini, insyaallah sebelum memasuki bulan Ramadan, jemaah akan menjalani bimbingan manasik intensif sebanyak delapan kali, rinciannya dua kali di tingkat kota dan enam kali di tingkat kecamatan,” terang Dr. H. Ahmad Subhan.
Selain agenda manasik, rangkaian acara di Madiun turut diramaikan dengan pameran produk UMKM. Pihaknya menekankan agar perputaran ekonomi jemaah haji dapat dirasakan secara optimal oleh para pelaku usaha di dalam negeri sebelum jadwal keberangkatan ke Tanah Suci.
”Perputaran dana jemaah haji sangat besar. Kita dorong agar bekal dan kebutuhan jemaah sebisa mungkin dibelanjakan untuk produk-produk UMKM lokal di tanah air, sehingga memberi dampak positif nyata bagi perputaran ekonomi masyarakat kita sendiri,” tambahnya.
Menutup arahannya, Ahmad Subhan berpesan kepada 80 peserta di kedua bus tersebut untuk mematuhi jadwal panitia, menjaga kekompakan antarlembaga bimbingan, dan memanfaatkan momentum ini sebagai wadah silaturahmi akbar jemaah se-Jawa Timur.mut






