Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd, di Aula Graha Rektorat lantai 9, Senin (2/3).
Kota Malang, Bhirawa
Universitas Negeri Malang (UM) terus berkomitmen memperkuat kualitas mutu akademik dan tata kelola kampus. Langkah strategis ini diwujudkan melalui pelantikan sejumlah pejabat baru di lingkungan internal kampus peninggalan pahlawan pendidikan tersebut.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd, di Aula Graha Rektorat lantai 9, Senin (2/3). Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Wakil Rektor serta pimpinan di lingkungan UM.
Beberapa pejabat yang diambil sumpahnya di antaranya Prof. Dr.Eng. Ir. Siti Sendari, S.T., M.T. sebagai Direktur Kemahasiswaan dan Alumni, serta Dr. Ir. Triyanna Widiyaningtyas, M.T. sebagai Wakil Dekan I Fakultas Teknik. Selain itu, dilantik pula sejumlah ketua program studi dan kepala sub direktorat di bawah naungan Direktorat Perencanaan, Data, Informasi, Pemeringkatan, Humas, dan Kerja Sama.
Dalam sambutannya, Rektor UM Prof. Dr. Hariyono, M.Pd menegaskan bahwa disiplin tata kelola dan pengetatan parameter kinerja yang objektif menjadi kunci utama. Menurutnya, budaya saling menghormati dalam organisasi akan mempercepat pengembangan fasilitas pembelajaran dan memperkuat layanan publik.
“Dalam menjalankan dan mensukseskan tata kelola kampus diperlukan adanya kerjasama tim, serta tertib administrasi dan berintegritas,” tegas Prof. Hariyono di hadapan para pejabat baru.
Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi lintas bidang guna menghindari hambatan dalam eksekusi keputusan. Prof. Hariyono meminta agar Bidang 1, 2, dan 3 konsisten melakukan koordinasi mulai dari tahap pembahasan hingga realisasi program.
“Hambatan eksekusi seringkali muncul karena kurangnya koordinasi. Maka, rapat lintas bidang harus diperkuat agar visi tata kelola kampus yang lebih baik dapat terwujud,” imbuhnya.
Menutup arahannya, mantan Wakil Ketua BPIP ini mengingatkan pentingnya etika penghargaan (reward) yang adil bagi pegawai. Ia meminta pimpinan untuk mendahulukan apresiasi bagi mereka yang telah menyelesaikan tanggung jawab dengan baik. Sementara bagi yang masih tertinggal, perlu diberikan pendampingan dan peringatan agar termotivasi meningkatkan kualitas kinerjanya.
Langkah penyegaran organisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kontribusi serta integritas UM, baik di level nasional maupun internasional. mut




