Para pejabat yang baru saja dilantik FV UM
Kota Malang, Bhirawa
Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang (FV UM) resmi melantik enam pejabat baru di tingkat departemen. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan mutu layanan akademik, serta mengembangkan pendidikan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan dunia industri.
Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Gedung B23 Lantai 2 FV UM, Selasa (23/6). Adapun para pejabat yang dilantik terdiri dari tiga ketua departemen dan tiga sekretaris departemen.
Para pejabat baru tersebut adalah Ahmad Hamdan, S.Pd., M.Pd. (Ketua Departemen Teknologi Rekayasa), Rayie Tariaranie Wiraguna, S.E., M.M. (Ketua Departemen Bisnis Terapan), dan Dr. Nurul Hidayati, S.Pd., M.Sn. (Ketua Departemen Industri Kreatif).
Sementara untuk posisi sekretaris diisi oleh Ir. Didin Zakariya Lubis, S.Pd., M.Eng. (Sekretaris Departemen Teknologi Rekayasa), Inanda Shinta Anuggrahani, S.E., M.A. (Sekretaris Departemen Bisnis Terapan), serta Mitra Istiar Wardhana, S.Kom., M.T. (Sekretaris Departemen Industri Kreatif).
Dekan FV UM, Prof. Dr. Ir. Muladi, S.T., M.T., dalam pengarahannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar momentum pengisian jabatan administratif belaka. Lebih dari itu, jabatan baru ini merupakan amanah besar untuk mendorong transformasi di berbagai lini fakultas.
”Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya kita bersama dalam memperkuat budaya kerja kolaboratif. Kami ingin memastikan layanan dan sistem pembelajaran di lingkungan Fakultas Vokasi semakin prima,” ujar Prof. Muladi.
Sebagai salah satu fakultas yang relatif baru di lingkungan UM, Muladi menilai FV UM memiliki peluang besar untuk membangun pondasi sistem kerja yang sehat, profesional, dan akuntabel sejak dini. Oleh sebab itu, sinergi antardepartemen harus terus diperkuat melalui berbagai inovasi nyata.
Ditambahkannya, tantangan dunia kerja saat ini terus berubah seiring pesatnya perkembangan teknologi. Dunia industri tidak hanya membutuhkan lulusan yang terampil secara teknis, melainkan juga sosok yang adaptif, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.
”Pendidikan vokasi harus mampu merespons perubahan tersebut. Melalui pembelajaran yang relevan, layanan akademik yang efektif, serta kolaborasi yang kuat antara dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan mitra industri, kami optimis target tersebut dapat tercapai,” imbuhnya.
Di akhir sambutannya, Prof. Muladi berharap para pejabat yang baru dilantik memiliki komitmen tinggi dan kreativitas tanpa batas untuk membawa FV UM ke arah yang lebih baik, sehingga mampu memberikan solusi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat luas serta dunia usaha dan dunia industri (DUDI).mut





