Gus Shampton Ajak Santri Lawan Narasi Negatif Pesantren Lewat Tulisan Kreatif

 

Kota Malang, Bhirawa

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang, H. Achmad Shampton, S.HI., M.Ag., mengajak para santri untuk melawan pemberitaan negatif tentang pesantren dengan karya tulis yang positif dan inspiratif, serta kreatif

Ajakan itu disampaikan peria yang karib disapa Gus Shampton itu, dalam acara Apresiasi Pemenang Lomba Menulis Cerita Santri 2025 di MAN 2 Kota Malang, Rabu (29/10) kemarin.

Kekuatan pena, menurut dia, lebih efektif dibandingkan kemarahan dalam menghadapi narasi yang tidak adil terhadap pesantren.

“Menulis adalah budaya para ulama. Dulu mereka berdakwah lewat tulisan, dan karya mereka tetap hidup hingga kini,” ujarnya di hadapan puluhan peserta lomba.

Shampton menegaskan pentingnya santri mengambil peran aktif membangun citra positif dunia pesantren melalui literasi.

“Jangan biarkan orang lain menulis cerita kita yang tidak sesuai fakta. Tulislah kisahmu sendiri dengan pena dan kejujuran,”pintunya.

Gus Shampton juga mengutip pesan Imam Al-Ghazali, “Kalau kamu bukan anak raja dan bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis,” sebagai motivasi agar santri terus berkarya.

Acara bertajuk “Santri Indonesia Berbudi Bahasa Mulia” ini diikuti 60 peserta dari 44 lembaga pesantren dan madrasah se-Kota Malang.

Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyebut kegiatan tersebut sebagai upaya menghidupkan kembali budaya literasi di kalangan santri.

“Santri harus tidak hanya fasih dalam ilmu agama, tetapi juga mampu menulis dan berkarya. Literasi adalah jalan menuju peradaban,” ujarnya.

Kegiatan juga ditandai dengan penyerahan buku ber-ISBN karya guru MAN 2 Kota Malang, Enny Wahyuni, M.Pd., sebagai simbol penguatan budaya literasi. Selain itu,

Ketua Dewan Juri, KH Bayhaqi Kadmi, menambahkan pentingnya orisinalitas dan kedalaman makna dalam karya tulis santri.

“Tulisan yang baik bukan hanya indah, tetapi juga menggugah dan membawa nilai kemanusiaan,” katanya.

Acara puncak ditandai dengan pengumuman enam pemenang terbaik dan pemutaran video profil karya mereka. Para pemenang menerima trofi, sertifikat, hadiah tunai, serta kenang-kenangan dari panitia.mut

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *