32 Pramuka Penggalang Kota Malang Siap Sukseskan Jamnas di Cibubur, Usung Kesenian Tari Topeng

Kota Malang, Bhirawa-Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Malang memberangkatkan sebanyak 32 Pramuka Penggalang untuk mewakili daerah dalam ajang Jambore Nasional (Jamnas) yang berlangsung di Cibubur hingga 20 Agustus mendatang.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Malang, Ginanjar Yoni Wardoyo, S.T., M.T., menjelaskan bahwa 32 peserta terpilih tersebut merupakan hasil seleksi ketat dan panjang dari berbagai gugus depan serta unit satuan pendidikan tingkat SMP/sederajat di Kota Malang.

​”Seleksi tidak hanya melihat kapasitas keilmuan dan teknik kepramukaan (tekpram), tetapi juga mempertimbangkan faktor kemandirian, kreativitas, kedisiplinan, hingga karakter budi pekerti para adik-adik penggalang,” ujar Ginanjar.

​Rangkaian kegiatan Jamnas tahun ini juga bertepatan dengan Peringatan Hari Pramuka pada 14 Agustus yang dipusatkan di Cibubur dan dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto selaku Ketua Majelis Pembina Nasional (Mabinas).

​Sementara untuk tingkat Kota Malang, Peringatan Hari Pramuka akan dirangkaikan dengan agenda sertifikasi Pramuka Garuda pada September mendatang. Adapun tradisi ulang janji tetap dilaksanakan di tingkat Kwartir Ranting (Kwaran) maupun gugus depan masing-masing.

​Sebagai persiapan tampil di panggung nasional, kontingen Kota Malang dibekali dengan pelatihan khusus untuk membawakan pertunjukan seni budaya daerah, yaitu Tari Topeng khas Malang.

​”Sebagai kontingen daerah, kita diminta mementaskan kesenian tradisional. Kita mengangkat Tari Topeng Malang yang sangat layak menjadi ikon Jawa Timur Gerbang Nusantara pada ajang nasional,” tambahnya.

​Ginanjar menegaskan bahwa Jambore Nasional bukanlah ajang perlombaan atau kompetisi antar daerah, melainkan ruang perjumpaan dan pendidikan bagi generasi muda.

​”Jamnas ini adalah arena silaturahmi dan edukasi. Fokus utamanya adalah pembentukan karakter, penguatan jiwa nasionalisme, serta kemandirian. Terlebih Jamnas kali ini membawa pesan dan tema besar dalam mendukung gerakan ketahanan pangan nasional,” pung

kasnya.mut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *