Bojonegoro, Bhirawa – Kegiatan luar ruang atau outbound kini bukan lagi monopoli kalangan pelajar maupun karyawan instansi. Di Mbedidhink Outbound bida dinikmati semua umur.
Aktivitas ketangkasan dan rekreasi ini diminati oleh kelompok lanjut usia (lansia), sepanjang materi permainan disesuaikan dengan kapasitas fisik serta stimulasi kognitif peserta.
Pemandangan tersebut tampak saat puluhan lansia yang tergabung dalam Grup Jogging Pakuwon City (GJPC) Surabaya bertandang ke Wisata Edukasi Mbedidhink Outbound, Kabupaten Bojonegoro, Rabu 7/10.
Didampingi langsung oleh Founder Grha BatuBeling, H. Antock Koesharjanto, para peserta mengikuti serangkaian simulasi permainan interaktif yang dipandu instruktur Outbound BatuBeling. Seluruh materi disajikan secara santai dan adaptif, menitikberatkan pada aspek ketelitian, daya konsentrasi, motorik halus, serta penguatan soliditas kelompok.
Antock Koesharjanto menuturkan, rekreasi edukatif terukur memberikan manfaat ganda bagi kalangan senior.
”Selain menjadi sarana penyegaran pikiran, aktivitas fisik yang terukur membantu menjaga kebugaran jasmani sekaligus mendukung kesehatan mental melalui interaksi sosial yang sehat,” terang Antock.
Antusiasme juga dirasakan oleh salah seorang perwakilan rombongan GJPC Surabaya. Menurutnya, pendekatan fasilitator di lokasi sangat adaptif dan memahami ritme gerak kelompok lansia.
”Acaranya sangat menyenangkan dan memicu gelak tawa. Instrukturnya ramah, sabar, dan materi permainannya pas untuk menyegarkan fisik maupun pikiran kami,” ungkapnya.
Setelah menyelesaikan seluruh sesi permainan dan berfoto di area High Rope Mbedidhink Outbound, agenda dilanjutkan dengan makan siang bersama di sentra kuliner Wakul Cemedhink Trucuk sebelum rombongan bertolak menuju destinasi berikutnya di Kabupaten Tuban.
Kunjungan ini membuktikan geliat destinasi wisata edukasi di Kabupaten Bojonegoro kian ramah serta inklusif bagi semua kalangan usia, sekaligus menyediakan ruang rekreasi yang aman dan menyehatkan bagi para lansia.mut






