Dukung Transformasi Digital, Tim Peneliti UM Kembangkan AIDEL untuk Siswa SMA/MA di Jatim

Malang, Bhirawa-Menjawab tantangan era digital sekaligus meningkatkan kompetensi literasi dan numerasi siswa, tim peneliti Universitas Negeri Malang (UM) meluncurkan inovasi pembelajaran modern bernama AI-Driven Economics Learning (AIDEL). Platform pembelajaran ekonomi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) ini difokuskan untuk memperkuat kemampuan akademik para pelajar jenjang SMA/MA di wilayah Jawa Timur.

​Inovasi tersebut dirancang menyusul pentingnya adaptasi materi ekonomi yang dinamis—mulai dari analisis data pasar, fluktuasi harga, hingga interpretasi kebijakan ekonomi—agar siswa tidak lagi sekadar menghafal teori. Melalui AIDEL, teknologi AI diposisikan sebagai sistem pendukung pembelajaran yang interaktif dan adaptif, bukan sebagai pengganti kehadiran sosok guru di kelas.

​Ketua Tim Peneliti AIDEL, Ro’ufah Inayati, S.Pd., M.Pd., memaparkan bahwa pengembangan platform ini mengacu pada model Research and Development (R&D) ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Sistem ini mengintegrasikan kecerdasan buatan generatif melalui Large Language Model (LLM), modul simulasi ekonomi, serta personalisasi latihan soal numerasi.

​”Melalui integrasi AI Personal Tutor dan simulasi pasar, siswa dapat memahami konsep ekonomi yang abstrak secara nyata dan kontekstual. Di sisi lain, guru tetap memegang kendali penuh dalam memantau rekam jejak capaian kompetensi peserta didik,” ungkap Ro’ufah.

​Pengembangan sistem ini melibatkan kolaborasi solid lintas bidang keilmuan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UM. Selain Ro’ufah yang memfokuskan arsitektur AI, perancangan antarmuka (UI/UX) digarap oleh Sri Handayani, S.Pd., M.Pd., Ph.D. Sementara penyelarasan kurikulum materi dan standar capaian TKA dikawal oleh Rizza Megasari, S.Pd., M.Pd., Ph.D., serta tata kelola basis data dan server ditangani oleh Khofifatu Rohmah Adi, S.Pd., M.Pd.

​Untuk menguji keandalan sistem di lapangan, tim peneliti telah menggulirkan uji coba langsung di dua daerah, yakni Kabupaten Kediri dan Kabupaten Blitar. Pengujian ini menggandeng Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ekonomi MA setempat guna menjaring evaluasi nyata terkait kemudahan penggunaan, relevansi konten, serta efektivitas fitur di kelas.

​Langkah kolaboratif ini menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung target Sustainable Development Goals (SDGs), terutama poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education) dan poin 9 terkait Inovasi dan Infrastruktur (Industry, Innovation, and Infrastructure). Ke depan, AIDEL diproyeksikan dapat memperluas jangkauan implementasinya ke berbagai penjuru sekolah di Jawa Timur demi membentuk ekosistem pendidikan ekonomi yang adaptif dan berbasis data.mut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *