Kota Malang, Bhirawa-Masjid Agung Jami’ Kota Malang menyelenggarakan Pembinaan Imam Masjid dan Muadzin Angkatan II, Sabtu 10/10, Agenda yang diikuti lebih dari 200 peserta perwakilan takmir, imam, serta muadzin se-Malang Raya tersebut digelar guna memperkuat kompetensi, kualitas ibadah, dan pelayanan keumatan.
Pelatihan berkala yang dijadwalkan berlangsung setiap Sabtu selama 13 kali pertemuan ini dibuka secara resmi oleh jajaran pengurus takmir. Hadir dalam pembukaan, Ketua Takmir Masjid Agung Jami’ Kota Malang KH. Ato’ Wijayanto, KH. Dr. Faris Khoirul Anam, Sekretaris Takmir Ust. Mahmudi, serta pemateri Ust. M. Nafi’.
Dalam arahannya, KH. Ato’ Wijayanto menegaskan bahwa peningkatan kecakapan imam dan muadzin memegang peranan krusial dalam ikhtiar memakmurkan masjid di tengah masyarakat.
“Imam dan muadzin mengemban amanah mulia. Karena itu, teruslah belajar, tingkatkan kemampuan, dan jadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal memberi pelayanan terbaik kepada umat. Mari satukan langkah untuk memakmurkan masjid,” tutur KH. Ato’ Wijayanto.
Terkait teknis pelaksanaan, Sekretaris Takmir Masjid Agung Jami’ Kota Malang Ust. Mahmudi memaparkan sejumlah ketentuan kelas, mulai dari komitmen kedisiplinan 13 pekan pertemuan, pengumpulan pasfoto kelengkapan sertifikat, hingga pembagian kelompok koordinasi via WhatsApp. Peserta yang berhalangan pada sesi awal juga diwajibkan menyimak rekaman materi lewat kanal resmi YouTube Masjid Agung Jami’ Kota Malang.
Di sisi lain, Ketua Kelas H. M. Sugeng Winarto, S.Pd.I., M.Pd., mendorong para peserta menjaga soliditas dan keaktifan selama program berlangsung.
“Dengan lebih dari 200 peserta se-Malang Raya, forum ini menjadi wadah silaturahmi, bertukar pengalaman, sekaligus mempererat ukhuwah. Harapannya, wawasan yang didapat bisa diterapkan langsung di masjid masing-masing demi kemaslahatan jamaah,” pungkas Sugeng. mut






