Tim FSTeM UB saat berada Sumber Putih Wajak
Kota Malang, Bhirawa
Tim dosen dan mahasiswa Departemen Statistika Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB) menggelar aksi nyata pengabdian kepada masyarakat di kawasan kaki Gunung Semeru. Mereka membekali para guru, tenaga pendidik, serta perwakilan siswa di Yayasan Hidayah Sumber Putih, Kabupaten Malang, dengan keterampilan mengolah data akademik menggunakan Microsoft Excel.
Kegiatan literasi data bertajuk “Penguatan Literasi Data bagi Guru di Yayasan Hidayah Sumber Putih: Dari Angka ke Keputusan” ini dipusatkan di kompleks sekolah setempat, Dusun Sumbernongko, Desa Sumberputih, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Para peserta merupakan perwakilan dari Pondok Pesantren Sumber Putih International Islamic Boarding School (PP IIBS) Malang dan SMA Sumber Putih Triple Track Education.
Ketua Tim Pengabdian FSTeM UB, Nurjannah, S.Si., M.Phil., Ph.D, mengungkapkan bahwa program yang didanai melalui skema Dana Internal FSTeM UB Tahun 2026 ini lahir dari kebutuhan riil di dunia pendidikan. Menurutnya, guru masa kini dituntut tidak hanya piawai menguasai materi ajar, tetapi juga harus mampu membaca, mengolah, dan menafsirkan data hasil belajar siswa.
“Data yang selama ini hanya dianggap sebagai catatan administratif, melalui pemahaman statistika dapat diubah menjadi informasi yang bermakna. Hal ini penting untuk mendukung pengambilan keputusan pembelajaran yang lebih tepat dan terukur,” ujar Nurjannah di sela-sela kegiatan.
Dalam aksi pengabdian ini, Nurjannah didampingi oleh pakar statistika UB, Prof. Dr. Ir. Solimun, M.S, dan Luthfatul Amaliana, S.Si., M.Si. Tidak hanya dosen, empat mahasiswa dari jenjang sarjana dan magister juga diterjunkan langsung, yakni Hana Siti Azizah dan M. Dziqri Nur Rohim (PS Magister Statistika), Hasan (PS Sarjana Statistika), serta Naurah Atikah Rabbani (PS Sarjana Sains Data).
Selama pelatihan di laboratorium komputer, peserta dibekali modul khusus berjudul “Analisis Data Akademik Menggunakan MS Excel untuk Guru dan Tenaga Pendidik”. Materi dikupas secara komprehensif melalui delapan sesi, mulai dari pengenalan antarmuka Excel, statistika deskriptif, visualisasi grafik, penggunaan Pivot Table untuk rekap multikelas, analisis kehadiran, tren nilai antarsemester, korelasi variabel akademik, hingga penyusunan dashboard laporan kelas.
Menariknya, pelatihan ini juga melibatkan perwakilan siswa kelas X dan XI. Langkah ini sengaja diambil untuk menumbuhkan budaya literasi data sejak dini, sehingga siswa dapat menggunakan data untuk evaluasi diri dan pengambilan keputusan akademik secara terukur.
Kepala SMA Sumber Putih, Syarif Hidayatulloh, M.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran tim dari UB. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini sangat relevan dalam membangun sistem evaluasi dan pelaporan akademik yang modern, sejalan dengan visi yayasan untuk mencetak generasi berdaya saing global di tengah masyarakat agraris.
Sebagai komitmen keberlanjutan, tim pengabdian UB menyerahkan buku panduan analisis data akademik kepada pihak sekolah. Program ini nantinya akan diteruskan melalui pendampingan implementasi, pembentukan komunitas data guru, hingga pengembangan sistem monitoring capaian akademik.
”Data bukan sekadar angka, data adalah cerita tentang siswa kita. Harapannya, para guru di sini dapat terus bertransformasi dari sekadar pengajar menjadi pengambil keputusan yang berbasis data,” imbuh Nurjannah.
Aksi pengabdian masyarakat ini juga menjadi kontribusi nyata FSTeM UB dalam mendukung ketercapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, yaitu Pendidikan Berkualitas (Quality Education), sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat demi peningkatan mutu pendidikan di daerah.mut





