Penjajakan kerja sama FBiPK UB dengan PT East West Seed
Kota Malang, Bhirawa
Komitmen Universitas Brawijaya (UB) dalam memperkuat ketahanan pangan nasional terus diwujudkan secara nyata. Melalui hilirisasi riset dan penguatan kemitraan strategis dengan dunia industri, Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK) UB menjajaki kolaborasi strategis dengan PT East West Seed Indonesia (Produsen Benih Cap Panah Merah) untuk menginisiasi program “Community Seed Bank at Complex Rice Systems Communities” atau Bank Benih Komunitas pada Komunitas Sistem Padi Kompleks.
Pertemuan penjajakan kerja sama yang berlangsung di Ruang BBPM, Gedung Sentral Lantai 5 FBiPK UB, Malang, pada Kamis (25/6) pagi tersebut, dirancang sebagai upaya konkret pemberdayaan kelompok tani lokal. Melalui pengelolaan, pelestarian, dan pengembangan benih secara mandiri, program ini diharapkan mampu menciptakan sistem pertanian yang berkelanjutan dan tangguh dalam menghadapi tantangan perubahan lingkungan maupun dinamika pasar.
Diskusi penting ini dipimpin langsung oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa FBiPK UB, Dr. Noer Rahmi Ardiarini, S.P., M.Si. Turut hadir memberikan sumbangsih pemikiran, pakar pertanian UB Dr. Uma Khumairoh, S.P., M.Sc., Adi Setiawan, S.P., M.P., Ph.D., serta Koordinator Bagian Kerja Sama BPPM, Syamsul Arifin, S.P., M.Si. Sementara dari pihak industri, hadir Corporate Relation PT East West Seed Indonesia, Arief Budiman.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Noer Rahmi Ardiarini menegaskan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan industri menjadi kunci utama dalam menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat luas.
“Kami melihat program Community Seed Bank sebagai ruang kolaborasi yang sangat strategis untuk memperkuat kemandirian petani sekaligus menjadi wahana pembelajaran bagi mahasiswa. Melalui sinergi akademik dan industri, kami berharap dapat menghadirkan solusi nyata yang mendukung ketahanan pangan dan keberlanjutan sektor pertanian,” ungkap Dr. Noer Rahmi.
Penjajakan kerja sama ini secara komprehensif diarahkan untuk mendorong implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Di bidang pendidikan, sinergi difokuskan pada penyelarasan silabus pembelajaran, penguatan kegiatan praktikum, kuliah tamu praktisi, hingga penyelenggaraan job fair. Mahasiswa juga akan mendapat ruang luas untuk terlibat dalam riset terapan bersama industri, dukungan pendanaan tugas akhir, hingga program magang industri.
Sementara itu, Corporate Relation PT East West Seed Indonesia, Arief Budiman, menyambut positif peluang emas kolaborasi perbenihan berbasis komunitas ini. Menurutnya, kemitraan dengan FBiPK UB memiliki nilai taktis karena mampu menjembatani hasil riset ilmiah dengan kebutuhan riil petani di lapangan.
“Kami berharap Community Seed Bank dapat menjadi model pemberdayaan petani yang berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tutur Arief.
Di sisi lain, pakar pertanian UB, Dr. Uma Khumairoh, menambahkan bahwa bank benih komunitas memiliki fungsi vital yang melampaui sekadar tempat penyimpanan logistik pertanian.
“Ini adalah instrumen penting untuk menjaga keragaman hayati, memperkuat adaptasi petani terhadap perubahan iklim ekstrem, serta menjaga keberlanjutan sumber daya genetik tanaman lokal,” urai Dr. Uma.
Melalui pilar pengabdian masyarakat, kedua belah pihak berkomitmen mengintegrasikan program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk meningkatkan kapasitas petani dan memperluas akses benih berkualitas.
“Kolaborasi ini merupakan langkah awal yang menjanjikan dalam membangun ekosistem pertanian yang lebih kuat, mandiri, dan berkelanjutan untuk mendukung ketahanan pangan Indonesia di masa depan,” pungkas Noer Rahmi optimistis.mut





