Malang,Bhirawa–Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK) Universitas Brawijaya (UB) bekerjasama dengan PT Advanta Seeds Indonesia di Gedung Widyaloka kampus setempat, Selasa (4/8).
Manajer Pembenihan PT Advanta Seeds Indonesia, Catur S. Kurnia, membekali para calon lulusan menghadapi tantangan pesatnya industri perbenihan modern.
410 mahasiswa program sarjana dan magister dari tiga departemen utama, yakni Departemen Budidaya Pertanian, Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, serta Departemen Ilmu Pertanian.
Berbagai materi penting dipaparkan, mulai dari pemuliaan tanaman, teknologi produksi benih, perlindungan tanaman, hingga inovasi pertanian berkelanjutan.
Dekan FBiPK UB Prof. Mangku Purnomo, S.P., M.Si., Ph.D., menegaskan pentingnya wawasan praktis bagi para mahasiswa sebelum melangkah ke dunia profesi.
”Kami ingin mahasiswa memperoleh wawasan langsung dari para praktisi berpengalaman. Kehadiran alumni yang sukses berkarier di industri memberikan inspirasi sekaligus gambaran nyata mengenai kompetensi yang harus dipersiapkan sejak di bangku kuliah,” ungkap Mangku Purnomo.
Ia juga berpesan agar para lulusan FBiPK UB mampu bersaing dan menjadi pelopor di berbagai ranah profesional, baik industri, riset, maupun kewirausahaan, guna membawa dampak positif bagi kemajuan bangsa.
Sementara itu, dalam sesi utamanya, Catur S. Kurnia membagikan rekam jejak profesionalnya di industri benih skala nasional maupun internasional. Ia menekankan bahwa industri perbenihan saat ini berkembang sangat dinamis dan tidak hanya berfokus pada penguasaan teori semata.
Baca Juga:Mahasiswa FTAB UB Kenalkan Mesin Pencacah Sampah Berbasis Flywheel di Samaan
”Industri benih berkembang sangat cepat. Perusahaan tidak hanya mencari lulusan yang memiliki nilai akademik yang baik, tetapi juga individu yang mampu belajar secara berkelanjutan, berkomunikasi dengan baik, serta siap menghadapi tantangan global,” ujar Catur.
MMenurunya integrasi digitalisasi, pendekatan berbasis data, serta inovasi varietas unggul menjadi kunci utama dalam menjaga ketahanan pangan global di tengah dinamika perubahan iklim.
Sesi diskusi interaktif menjadi penutup rangkaian acara, di mana mahasiswa aktif berkonsultasi mengenai peluang karier, kriteria kompetensi industri, hingga tren teknologi perbenihan masa kini.
Melalui kolaborasi strategis bersama PT Advanta Seeds Indonesia, FBiPK UB berkomitmen untuk terus membuka peluang kerja sama yang lebih luas, seperti kuliah praktisi, program magang, hingga penelitian bersama. Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata kontribusi kampus terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).mut






