Malang, Bhirawa – Universitas Brawijaya (UB) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melakukan penandatanganan kerja sama fokus pada penanganan kesehatan hewan.
Langkah ini diambil untuk memberikan payung hukum yang kuat serta menghadirkan dampak konkret bagi kesejahteraan masyarakat Kota Malang maupun pengembangan pendidikan tinggi.
Salah satu rencana tindak lanjut konkret dalam kerja sama ini difokuskan pada sektor kesehatan hewan melalui Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UB. Selama ini, FKH UB telah aktif mendampingi Pemkot Malang dalam pengawasan pemotongan dan pemeriksaan hewan kurban, pengembangan fasilitas peternakan, hingga edukasi perawatan hewan peliharaan (pet).
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Internasionalisasi Universitas Brawijaya, Prof. Andi Kurniawan, S.Pi., M.Eng., D.Sc., menyampaikan usai melakukan MoU dengan Pemkot Malang, Rabu 5/7 kemarin menyampaikan. bahwa formalisasi ini penting untuk mempertegas landasan hukum kerja sama yang sudah berjalan.
”Kerja sama ini adalah formalisasi dari hubungan yang sudah berjalan agar memiliki dasar hukum legal yang kuat dan dampaknya lebih konkret. Melalui FKH, kami memperkuat pendampingan kesehatan hewan, termasuk sterilisasi untuk mengontrol populasi kucing liar dan mencegah potensi penyakit menular dari hewan ke manusia,” ujar Andi Kurniawan.
Baca Juga:FBiPK UB Gandeng PT Advanta Seeds Indonesia Pembekalan Karier Industri Benih
Peningkatan minat masyarakat terhadap hewan peliharaan dinilai harus diimbangi dengan kesadaran pemeliharaan yang sehat dan tepat. Penanganan hewan yang tidak terawat berisiko menimbulkan penyakit yang berpotensi menular kepada manusia (zoonosis).
Untuk mendukung langkah pencegahan tersebut, Klinik dan Rumah Sakit Hewan UB siap memfasilitasi penanganan kesehatan hewan warga secara terpadu, termasuk penyediaan layanan sterilisasi populasi hewan yang tak terkontrol.
Selain kesehatan hewan dan peternakan, kerja sama multisektoral ini juga diarahkan untuk mendukung penetapan Kota Malang sebagai Kota Kreatif Media Arts dunia versi UNESCO. Program ini menjadi salah satu prioritas strategis UB dalam menyelaraskan pembangunan daerah bersama Pemkot Malang.
”Selain FKH, PKS juga dilakukan dengan fakultas-fakultas lain juga terus diperkuat. Sebagai kota pendidikan dan kota kreatif, UB berkomitmen penuh mendukung program-program prioritas Pemkot Malang,” tegas Andi Kurniawan.mut






