Malang, Bhirawa – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Politeknik Negeri Malang (Polinema) melatih Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan staf BUMDes Desa Tulus Besar, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Bahasa Mandarin dasar untuk mendukung pariwisata ramah wisatawan mancanegara (wisman) asal Tiongkok.
Langkah ini diambil guna meningkatkan kualitas pelayanan serta kesiapan SDM pariwisata lokal dalam menyambut potensi lonjakan kunjungan wisatawan asal Negeri Tirai Bambu tersebut.
Pelatihan yang berlangsung di Balai Desa Tulus Besar ini diikuti oleh 10 peserta. Program tersebut merupakan bagian dari Skema Hibah DIPA Polinema Tahun 2026 yang diusung oleh tim dosen Jurusan Administrasi Niaga.
Baca Juga:Perkuat Tata Kelola Institusi, Direktur Polinema Lantik Kaprodi PAW dan Sumpah 328 ASN
Ketua Tim PPM Polinema, Cahyo Ramadhan Pratama, S.S., MTCSOL., memimpin langsung kegiatan ini dengan didampingi empat anggota tim dosen, yaitu Tiara Estu Amanda, S.S., M.Par., Kartika Indah Permanasari, S.E., M.M., Mahmudatul Himma, S.E., M.AB., dan Evi Suwarni, S.AB., M.AB.
Selama pelatihan, para peserta dibekali kosa kata pariwisata dasar, frasa menyapa, cara mengarahkan tamu, hingga pemahaman etika budaya wisatawan Tiongkok. Seluruh materi disampaikan secara interaktif melalui simulasi roleplay dan pembagian modul panduan praktis.
”Pelatihan ini digagas untuk meningkatkan kapasitas SDM lokal dalam menyambut potensi lonjakan wisatawan mancanegara, khususnya dari Tiongkok. Harapannya, pengelola wisata lokal dapat lebih percaya diri, memberikan pelayanan prima, dan mengurangi ketergantungan pada pemandu eksternal,” kata Cahyo.
Melalui penguatan kompetensi bahasa asing ini, Desa Tulus Besar diharapkan semakin siap mengoptimalkan potensi seni dan budayanya sekaligus memperkuat daya saing sebagai destinasi wisata berkelas internasional.mut






