Probolinggo, Bhirawa– Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, mengajak generasi muda untuk tidak ragu menyuarakan persoalan masyarakat dan mengawal kebijakan publik. Pesan tersebut disampaikannya dalam agenda Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI yang dihadiri elemen Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) serta penyelenggara pemilu (KPU dan Bawaslu) di Probolinggo, akhir pekan kemarin.
Dalam forum tersebut, senator yang akrab disapa Ning Lia ini menegaskan bahwa nilai-nilai Empat Pilar—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—tidak boleh berhenti sebatas konsep di atas kertas, melainkan harus diwujudkan dalam aksi nyata membela masyarakat.
”Generasi muda harus lebih proaktif dan berani speak up. Jika ada regulasi yang sudah disahkan namun praktiknya belum adil, kita harus berani mendorong ruang revisi melalui jalur konstitusional,” ujar Ning Lia.
Sebagai bentuk dorongan agar mahasiswa peka terhadap isu publik, Ning Lia membeberkan maraknya aduan masyarakat terkait persoalan pertanahan. Isu ini dirasakannya secara personal karena keluarganya juga menjadi korban dugaan mafia tanah yang hingga kini masih berproses hukum.
Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi bukti nyata bahwa masih ada celah hukum yang belum sepenuhnya memberikan rasa keadilan. Oleh karena itu, ia meminta mahasiswa tidak sekadar menjadi penonton ketika melihat ketimpangan di masyarakat.
Pentingnya PPHN dan Orientasi Politik
Selain isu hukum dan pertanahan, Ning Lia menyoroti pentingnya Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN). Kehadiran PPHN dinilai krusial agar arah pembangunan nasional memiliki kesinambungan jangka panjang dan tidak terhenti setiap kali terjadi pergantian kepemimpinan nasional.
Mengakhiri penyampaiannya, ia mengingatkan bahwa politik seharusnya menjadi sarana perjuangan untuk membawa manfaat luas, bukan sekadar mengejar jabatan atau ambisi pribadi. Melalui kesadaran ini, generasi muda diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mengawal arah kebijakan negara dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai kkebangsaa.mut






