Muhammad Daffa Azmi menerima penghargaan atas karyanya Aplikasi NutriTrack MBG
Kota Malang, Bhirawa
Persoalan distribusi dan keamanan pangan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi inspirasi bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk melahirkan solusi digital. Melalui inovasi aplikasi bernama NutriTrack MBG, mereka sukses memborong tiga penghargaan bergengsi di level internasional.
Adalah Muhammad Daffa Azmi, mahasiswa Ilmu Komunikasi UMM, yang menggagas platform tersebut. Bersama timnya, ia berhasil meraih predikat First Best Innovation Project, Second Best Presentation Project, serta Best Team dalam ajang International Youth Innovation Summit #20 Chapter Malaysia–Singapore, 23-26 Februari lalu.
Daffa menjelaskan, NutriTrack MBG dirancang untuk menjawab keresahan masyarakat terkait kendala lapangan pada program MBG, seperti keterlambatan pengiriman hingga laporan makanan yang tidak layak konsumsi.
“Program MBG ini langkah pemerintah yang sangat baik untuk gizi anak-anak. Namun faktanya, masih ditemukan kasus keracunan hingga makanan yang berbau tidak sedap. NutriTrack MBG hadir sebagai sistem pemantauan terintegrasi untuk memastikan keamanan dan ketepatan sasaran,” jelas pemuda asal Banjarbaru tersebut, Jumat (10/4).
Aplikasi ini mengedepankan transparansi yang bisa diakses oleh siswa, orang tua, hingga pemasok bahan pangan. Fitur unggulannya meliputi informasi rinci mengenai kandungan nutrisi seperti kalori dan protein dalam setiap menu yang dibagikan.
Selain itu, NutriTrack MBG dilengkapi fitur pelacakan distribusi secara real-time. Dengan fitur ini, pihak pengelola dapat memantau jam keberangkatan pengiriman hingga memastikan makanan sampai ke tangan siswa tepat waktu sesuai tenggat yang ditentukan.
Keberhasilan gagasan ini di hadapan dewan juri internasional membuktikan bahwa inovasi mahasiswa UMM mampu menjawab tantangan Sustainable Development Goals (SDGs). Bagi Daffa, pencapaian ini memberikan perspektif baru dalam perjalanan akademiknya.
“Ini pertama kalinya saya ke luar negeri untuk belajar dan mencari pengalaman. Kami membuktikan bahwa mahasiswa mampu bersaing di kancah global jika berani mencoba,” tuturnya.
Ia pun mengajak generasi muda untuk terus berinovasi dan tidak takut keluar dari zona nyaman. “Kalau kita tidak mencoba, kita tidak akan tahu bagaimana hasilnya. Jangan pernah takut untuk bermimpi besar,” pungkasnya. mut










