Surabaya, Bhirawa – Persebaya Surabaya resmi meluncurkan timnya untuk mengarungi kompetisi BRI Super League 2026/27 di Balai Kota Surabaya, Sabtu (29/8).
Di sela momen ini, salah satu yang menarik perhatian adalah ajakan CEO Persebaya, Azrul Ananda kepada Bonek untuk disiplin dalam mendukung Bajol Ijo.
Menurut Azrul, kecintaan dan loyalitas Bonek tak perlu mendapat keraguan.
Hanya saja, di tengah antusiasme mendukung Persebaya saat bertanding kadang kala masih ada ketidakdisiplinan.
Salah satu contohnya adalah penyalaan suar (flare) di tribun selama pertandingan berlangsung.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Incar Striker Vietnam yang Jebol Gawang Timnas Indonesia di Piala AFF 2026?
Azrul: Denda Flare Hampir Setara 4 Bulan Layani Kebutuhan Anak Panti Asuhan
Cara menggugah kesadaran Bonek untuk disiplin dalam menaati aturan di tribun stadion sangat mengharukan.
Ia mengaku sempat mencari tahu berapa kebutuhan panti asuhan binaan Bonek dalam satu bulan.
“Biaya operasional Panti Asuhan Bonek per bulan hanya Rp13 juta, sedangkan denda flare satu pertandingan Rp50 juta,” ungkap Azrul, menukil dari tayangan video di laman resmi klub, Minggu (30/8).
“Artinya, denda satu flare bisa untuk mencukupi biaya panti hampir 4 bulan. Berapa banyak kebaikan yang bisa kita lakukan bersama dengan uang tersebut,” imbuhnya.
Menurut putra Dahlan Iskan ini, Persebaya sejak 2017 telah kehilangan potensi revenue lebih dari Rp20 miliar karena membayar denda dan mengganti kerugian.
“Nilai yang luar biasa besar, yang bisa untuk berbuat banyak kebaikan daripada uang denda yang entah ke mana larinya,” tegas mantan pemimpin redaksi Jawa Pos.
Persebaya pun mengajak seluruh elemen klub bersinergi untuk menyamakan tekad dan meninggalkan hal-hal yang tidak baik demi juara.
Mereka juga mengusung tajuk “Bismillah 2027” untuk cita-cita juara.
Baca Juga: Arema FC Menang atas Klubnya Raffi Ahmad, Mauro Zijlstra Juga Datang
Persebaya Musim 2026/27
Mengawali musim 2026/27, Persebaya asuhan Pelatih Bernardo Tavares juara turnamen pramusim Piala Presiden 2026.
Mereka mengalahkan kampiun BRI Super League tiga kali beruntun, Persib Bandung di final (6/8).
Ini merupakan gelar pertama Persebaya di bawah asuhan Tavares sekaligus yang pertama di ajang pramusim yang menjadi prestisius di Indonesia karena berhadiah Rp8 miliar untuk pemenangnya.
Kemudian, tim yang identik dengan dengan warna hijau ini memperkenalkan 33 pemain untuk berlaga musim 2026/27.
Sepuluh di antaranya adalah pemain asing. Yaitu, Yuran Fernandes (Bek/Tanjung Verde), Risto Mitrevski (Bek/Makedonia Utara), Walber Mota (Bek/Brasil), dan Jefferson Silva (Bek/Brasil).
Kemudian, Gledson Paixão (Gelandang/Brasil), Diogo Ramalho (Gelandang/Portugal), dan Francisco Rivera (Gelandang/Meksiko).
Miguel Pereira (Penyerang/Portugal), Alex Martins (Penyerang/Brasil), serta Yann Kevin Mabella (Penyerang/Kongo).
Masih ada satu kuota tersisa untuk pemain asing di Persebaya dan menarik untuk menantikan siapa yang akan mengisinya.
Adapun jadwal pekan pertama Persebaya pada musim 2026/27 akan menghadapi tuan rumah Bhayangkara FC pada Sabtu (5/9) sore pukul 15.30 WIB.
Kemudian, pekan kedua Persebaya vs PSIM Yogyakarta akan berlangsung pada Minggu (13/9) malam pukul 19.00 WIB di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Jika musim lalu, Persebaya finis keempat di klasemen akhir usai Tavares bergabung di tengah musim, menarik ditunggu bagaimana hasil pada musim 2026/27 saat Tavares memimpin sejak awal.(DS)








