Kota Malang, Bhirawa
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, membuka Tanwir XXXIII Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Rabu (29/10) kemarin.
Acara bertema “Energi Kolektif untuk Negeri” itu juga dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua PP Muhammadiyah Dr. Agung Danarto, Penasihat Khusus Presiden Prof. Muhadjir Effendy, dan Rektor UMM Prof. Nazaruddin Malik.
Bahlil menegaskan pentingnya kemandirian energi nasional dan peran pemuda dalam mewujudkannya. Ia menyoroti upaya pemerintah mengembangkan etanol sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan untuk menekan angka impor dan memperkuat kedaulatan energi.
“Kita tidak bicara soal oplos bensin. Yang sedang dikembangkan adalah etanol—energi bersih dari jagung dan singkong. Jika dikelola serius, petani untung, lapangan kerja bertambah, dan devisa terselamatkan,” ujarnya.
Bahlil juga menyerahkan 10 beasiswa bagi kader IMM berprestasi sebagai bentuk dukungan terhadap regenerasi pemimpin muda di bidang energi dan inovasi.
Ia mengajak mahasiswa terlibat dalam riset dan pengembangan energi alternatif berbasis potensi lokal.
Sementara itu, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin menekankan pentingnya Green Democracy—kolaborasi lintas generasi dan lembaga dalam pembangunan berkelanjutan.
Rektor UMM Prof. Nazaruddin Malik menilai Tanwir IMM menjadi ruang strategis konsolidasi gagasan pemuda untuk masa depan bangsa.
“Tanwir IMM bukan sekadar forum seremonial, tetapi momentum meneguhkan peran mahasiswa sebagai penggerak perubahan,”tugasnya mut











