Bangladesh Gantikan India, Ikut FIFA ASEAN Cup 2026 dan Tantang Timnas Indonesia

Pro-kontra Tim Undangan Divisi 1

Jakarta, Bhirawa – Jelang bergulirnya FIFA ASEAN Cup 2026 pada September mendatang, perubahan peserta kembali terjadi.

Usai China mengundurkan diri dan digantikan India, India kemudian juga mundur dari ajang baru bentukan FIFA dan organisasi ASEAN.

Setelah beberapa hari menunggu pengganti India, Bangladesh menyetujui undangan FIFA untuk mengisi kuota kosong di divisi 1.

Baca Juga: Erick Thohir Temui Pramono Anung Jelang FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta

Bangladesh Masuk Divisi 1 Meski Peringkat 181 Dunia

Bangladesh datang sebagai tim Asia Selatan berperingkat 181 dunia per 20 Juli 2026.

Artinya, Bangladesh terpaut 63 posisi dari Indonesia yang berperingkat 118 dunia pada periode sama.

Bahkan, negaranya Hamza Choudhury ini masih di bawah India yang berperingkat 138.

Peringkatnya pun makin jauh jika perbandingannya dengan China yang berperingkat 91.

Selain Bangladesh, Pakistan juga berperingkat di bawah tim-tim Asia Tenggara Divisi 1, yakni urutan 198 dunia.

Peringkat keduanya bahkan masih kalah dari tim undangan sekaligus tuan rumah Divisi 2, Hongkong yang urutan 156 dunia.

Dua tim Asia Tenggara yang berlaga di Divisi 2 juga berperingkat di atas Bangladesh dan Pakistan, yakni Myanmar (158) dan Kamboja (175).

Ini membuat penunjukkan tim undangan divisi 1 edisi pertama FIFA ASEAN Cup menuai pro-kontra warganet terutama dari Indonesia.

Pihak yang pro menilai kehadiran Bangladesh dan Pakistan memperbesar peluang tim Asia Tenggara menjuarai edisi pertama tersebut, terutama Indonesia.

Sebab, Timnas Indonesia asuhan Pelatih John Herdman akan berisi belasan pemain yang berkarier di Eropa dan luar Asia Tenggara.

Pada sisi yang kontra, mereka menilai prestise ajang ini tidak setinggi perkiraan.

Alasannya, tim undangannya justru di atas kertas berperingkat lebih rendah dari pesertanya terutama di divisi 1.

Walau demikian Federasi Sepak Bola Bangladesh (Bafufe/BFF) telah menerima undangan FIFA dan tinggal finalisasi terkait biaya akomodasi dari penyelenggara.

Pernyataan Pihak Bangladesh

“Keputusan ini telah disetujui oleh Komite Tim Nasional (NTC) dengan pertimbangan bahwa turnamennya akan menghadirkan lawan-lawan yang lebih kuat jelang Piala SAFF mendatang,” tulis laman The ASEAN Football, Sabtu (15/8).

Pernyataan tersebut bermaksud pada Piala SAFF 2026—setara Piala AFF—yang bakal bergulir mulai November 2026 di Dhaka, Bangladesh.

“Pejabat BFF juga menyatakan, Bangladesh akan menerima biaya partisipasi, lalu tuan rumah akan menanggung biaya tiket pesawat dan akomodasi, maka undangan ini sebagai peluang yang menarik,” lanjut keterangan tersebut.

“BFF kini dalam proses menyelesaikan penerimaan resmi dengan penyelenggara turnamen,” pungkas sumber sama.

Hasil Undian Grup FIFA ASEAN Cup 2026

Divisi 1

Grup A: Indonesia (tuan rumah/peringkat FIFA 118), Malaysia (136), Singapura (148), Bangladesh (181)

Grup B: Thailand (94), Vietnam (99), Filipina (135), Pakistan (198).

Divisi 2

Grup A: Hongkong (tuan rumah/156), Myanmar (158), Brunei (194)

Grup B: Kamboja (175), Laos (185), Timor Leste (201).

Menurut kabar yang beredar di media sosial, FIFA masih mencari dua tim tambahan untuk mengisi kuota divisi 2 agar jumlah pesertanya sama seperti divisi 1.

Adapun jadwal turnamennya akan berlangsung pada 24 September–4 Oktober 2026 mendatang.

Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung terpilih sebagai tempat penyelenggaraan ajang perdana Piala FIFA ASEAN ini.(DS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *