Samarinda, Bhirawa – Wakil sepak bola Indonesia, Borneo FC Samarinda, lolos ke perempat final AFC Challenge League 2026/27.
Tim berjuluk Pesut Etam tersebut memastikan kelolosannya usai menang 3-1 atas wakil Taiwan, Tainan City pada Rabu (21/10) malam WIB.
Bermain di Stadion Segiri, Samarinda, Borneo FC sempat tertinggal karena gol Kim Sang-Jun pada menit ke-11.
Namun, segera merespons pada babak kedua dengan gelontoran tiga gol.
Para pencetak golnya adalah kapten Juan Villa (51′), Kablan N’Goma (57′), dan tendangan keras dari luar kotak Amar Brkic (82′).
Baca Juga: Borneo FC vs Tainan City: Satu Langkah Menuju Perempat Final Challenge League 2026/27
Klasemen Grup D
—
Perjalanan Borneo FC Menuju Perempat Final
Usai kemenangan 3-1 atas Tainan City, Borneo FC mengunci status sebagai juara Grup D zona timur dengan koleksi 6 poin dari dua pertandingan.
Sebelumnya, pada laga perdana yang berlangsung Minggu (18/10/2026), anak asuh Mauro Jeronimo sukses menundukkan wakil Myanmar, Yangon United, 2-0.
Tren positif tersebut berlanjut pada laga penentuan, Rabu (21/10/2026) malam WIB.
Juan Villa cs menang 3-1 atas kampiun Liga Taiwan musim 2025/26, Tainan City dengan remontada impresif di Segiri.
Dengan hasil tersebut, Borneo FC juara Grup D dengan 6 poin dan lolos ke perempat final AFC Challenge League 2026/27.
Lalu, Tainan City sementara menempati urutan kedua, dan Yangon United ketiga.
Tainan berhak di atas Yangon karena punya koleksi 1 gol berbanding 0, ketika selisih golnya sama (-2).
Penentuan siapa yang mendampingi Borneo ke perempat final akan tersaji pada laga Tainan City vs Yangon United, Sabtu (24/10) pukul 19.00 WIB di Segiri.
Baca Juga: Calon Lawan Borneo FC di Perempat Final Challenge League 2026/27: Shan United atau Hang Yuan
Menunggu Calon Lawan dari Grup E
Sebagai juara grup, Borneo FC akan menghadapi peringkat kedua dari Grup E zona timur.
Persaingan menuju perempat final masih sangat seru di Grup E karena masih melibatkan tiga tim.
Ya, dua tiket perempat final masih terbuka bagi Manila Digger (Filipina), Shan United (Myanmar), dan Hang Yuan (Taiwan).
Manila Digger sementara masih memimpin klasemen dengan 4 poin dari hasil sekali menang dan sekali seri.
Shan United juga mengoleksi 4 poin dengan sekali menang dan sekali seri. Mereka hanya kalah selisih gol dari Manila D (2:5).
Lalu, Hang Yuan mengumpulkan 2 poin dari hasil seri 1-1 dengan Shan United dan 1-1 dengan Manila.
Sedangkan, wakil Brunei yaitu Kasuka sudah tidak dapat memperebutkan tiket ke fase gugur karena kalah dalam dua pertandingan.
Mereka tumbang 0-5 dari Manila D., dan kalah 0-2 dari tuan rumah Grup E, Shan United pada Rabu (21/10) kemarin di Yangon, Myanmar.
Baca Juga: Tinggalkan Jerman, Amar Brkic Dapat Kontrak Profesional Pertamanya di Borneo FC Samarinda
Skenario di Grup E
Jika laga Manila D vs Shan United berakhir seri maka Hang Yuan hanya perlu menang minimal 3-0 atas Kasuka untuk mempunyai surplus tiga gol (+3).
Dengan angka tersebut, runner-up Liga Taiwan itu akan unggul selisih gol atas Shan United (3:2), meski poinnya sama (4).
Lalu, Manila D. akan juara Grup E karena unggul selisih gol atas Hang Yuan (5:3) meski juga dengan poin sama.
Namun, jika Hang Yuan ingin menghindari pertemuan dengan Borneo FC, mereka wajib menang minimal 6-0 atas Kasuka sembari berharap hasil seri wakil Filipina dengan Myanmar tersebut maksimal 1-1.
Dengan demikian, Hang Yuan akan unggul selisih gol atas Manila D., setelah poinnya sama.
Artinya, tim yang punya tantangan besar untuk lolos ke perempat final adalah Shan United.
Cara terbaik mereka untuk lolos adalah memenangkan laga melawan Manila dengan skor berapa pun.
Hasil itu akan memastikan mereka sebagai juara grup dan menghindari Borneo FC di perempat final.
Sedangkan, Manila akan berharap selisih golnya tidak terlampaui oleh Hang Yuan agar tetap lolos meski sebagai peringkat kedua.
Jadwal Terakhir Grup E di Stadion Thuwunna, Yangon
- Sabtu, 24 Oktober 2026
- 16.30 WIB: Manila Digger FC vs Shan United FC
- 19.30 WIB: New Taipei City Hang Yuan FC vs Kasuka FC.
(DS)






