Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Rombongan Persebaya Surabaya Naik Kapal

Imbauan Bakom RI Terkait Erupsi Anak Krakatau

Surabaya, Bhirawa – Rombongan tim Persebaya Surabaya harus menggunakan jalur laut dan darat untuk kembali ke Surabaya dari Sumatra.

Mereka yang baru menuntaskan pertandingan di Bandar Lampung melawan Bhayangkara FC pada Sabtu (5/9) kemarin mengalami perubahan rute pulang.

Semula, mereka akan kembali melalui jalur udara, namun karena dampak erupsi Gunung Anak Krakatau membuat Bandara Soekarno-Hatta tutup.

Baca Juga: Pekan 1: Persija Jakarta Bawa Pulang 3 Poin Berharga dari Samarinda

Persebaya Naik Kapal

Selepas pertandingan di Stadion Sumpah Pemuda, Persebaya berencana kembali ke Surabaya dengan jalur udara.

Jadwal pemberangkatannya Minggu (6/9) pagi, namun harus mengubah pilihan transportasi untuk kembali ke markas.

“Tim Persebaya harus kembali dari Lampung menggunakan jalur darat dan laut,” ungkap laman resmi klub, Minggu.

“Bertolak dari hotel pagi ini pukul 07.00 WIB, tim menuju Pelabuhan Bakauheni untuk menyeberang ke Merak,” beber tim berjuluk Bajol Ijo.

“Sesampainya di Merak, tim akan langsung menuju Surabaya menggunakan jalur darat,” pungkas keterangan tersebut.

Persebaya Bawa Pulang 1 Poin dan Evaluasi

Bertandang ke Bhayangkara FC, Persebaya asuhan Pelatih Bernardo Tavares memetik 1 poin dengan hasil seri 1-1.

Yann Mabella sempat membawa keunggulan Pasukan Hijau, tetapi sundulan Allano membuyarkan 3 poin mereka.

Karena gagal menang, Persebaya siap untuk berbenah dan meraih hasil lebih baik pada pekan berikutnya.

“Berbenah, bangkit pada pekan selanjutnya,” tulis laman resmi Persebaya dengan unggahan video pada Minggu (6/9) malam WIB.

Jadwal Persebaya Berikutnya

Pada pekan kedua BRI Super League 2026/27, Persebaya akan menjamu PSIM Yogyakarta Minggu (13/9) malam pukul 19.00 WIB di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

PSIM sebelumnya juga seri 1-1 di kandang saat menjamu Persita Tangerang.

Maka, menarik ditunggu tim manakah yang akan memetik 3 poin perdana musim ini, atau justru akan kembali seri.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-20 Lolos ke Piala Asia U-20 2027, Australia Terancam oleh Malaysia

Erupsi Gunung Anak Krakatau

Sebagai tambahan informasi, erupsi Gunung Anak Krakatau terjadi pada Jumat (4/9) malam pukul 22.03 WIB menurut rilis Badan Komunikasi RI.

Hingga Minggu (6/9) siang, Bakom RI menyebut status Gunung Anak Krakatau masuk level III alias Siaga.

Pihak Bakom juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti informasi valid dari kanal resmi.

“Demi keselamatan, masyarakat dan wisatawan untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif,” imbau Bakom RI yang berkolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).(DS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *