Wukudkan Green Campus dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan Car Free Day
Kota Malang, Bhirawa
Departemen Kimia Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB) menunjukkan komitmen nyata dalam menyukseskan program Green Campus. Langkah konkret ini diwujudkan dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan Car Free Day (CFD) Universitas Brawijaya yang rutin digelar setiap hari Jumat.
Dengan mengusung slogan strategis “Bringing Science Closer to the Society: Green Chemistry for Green Society” serta tema “Innovative Green Chemistry Products and Sustainable Science for a Greener Future”, agenda ini bertransformasi menjadi panggung edukasi interaktif dan diseminasi sains langsung di tengah masyarakat.
Dalam aksi publik tersebut, Departemen Kimia UB membedah sedikitnya 50 produk inovatif buah karya kolaboratif dosen dan mahasiswa. Produk-produk unggulan tersebut lahir dari hasil integrasi mata kuliah Proyek Kimia, Biofuel, Kimia Citarasa, berbagai riset mendalam, hingga program pengabdian kepada masyarakat. Seluruh inovasi yang dipamerkan secara ketat menerapkan prinsip Green Chemistry (kimia hijau), seperti optimalisasi bahan baku terbarukan, konversi limbah menjadi produk bernilai guna, efisiensi energi, reduksi bahan berbahaya, hingga penguatan konsep ekonomi sirkular.
Adapun variasi produk inovasi yang disuguhkan meliputi produk pangan fungsional, biofuel, produk kimia berbasis bahan alam, material ramah lingkungan, hingga klaster produk bioteknologi. Melalui stan pameran ini, ratusan pengunjung dapat bertatap muka dan berdiskusi langsung dengan tim pengembang dari kalangan civitas akademika guna membedah proses produksi, kemanfaatan, sekaligus aplikasi praktis kimia hijau dalam kehidupan sehari-hari.
Daya tarik pameran semakin diperkuat dengan adanya demonstrasi eksperimen kimia sederhana yang dikemas secara aman, atraktif, dan bernilai edukasi. Tidak sebatas melihat produk, para pengunjung yang memadati lokasi juga disuguhi poster edukatif, layanan konsultasi sains gratis, serta kuis interaktif berhadiah suvenir menarik khas Kimia UB.
Agenda ini sukses menyedot perhatian sekitar 100 pengunjung yang berasal dari kalangan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga masyarakat umum. Tingginya antusiasme publik tampak dari riuhnya partisipasi dalam sesi simulasi eksperimen serta diskusi interaktif yang bergulir di sepanjang acara.
Ketua Departemen Kimia FSTeM UB, Anna Safitri, menegaskan bahwa aksi luar laboratorium ini merupakan bagian integral dari visi departemen untuk menghadirkan sains yang aplikatif dan maslahat bagi publik.
“Kami ingin mendobrak stigma dan menunjukkan bahwa ilmu kimia tidak hanya mengendap di laboratorium atau ruang kelas. Lewat 50 produk inovasi hari ini, kami membuktikan prinsip Green Chemistry mampu melahirkan solusi konkrit yang lebih aman, berkelanjutan, dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Ini langkah strategis untuk mendongkrak literasi sains masyarakat sekaligus mendukung penuh gerakan Green Campus di Universitas Brawijaya,” tegas Anna Safitri.
Apresiasi tinggi juga dilayangkan oleh Muhammad Iqbal (Muwafarroziqin), salah satu pengunjung dari Fakultas Kedokteran (FK) UB. Dirinya menilai jembatan edukasi antara dunia akademik dan kebutuhan riil masyarakat seperti ini harus terus dirawat dan diintensifkan demi mendongkrak kesadaran lingkungan secara kolektif.
Di sisi lain, gerakan diseminasi sains ini dinilai sangat selaras dengan pemenuhan target global Sustainable Development Goals (SDGs). Di antaranya mencakup SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui penciptaan produk ramah ekosistem, SDG 4 (Quality Education) lewat penguatan literasi sains publik, SDG 7 (Affordable and Clean Energy) melalui terobosan biofuel, SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) dalam mendorong kultur urban yang ramah lingkungan, serta SDG 13 (Climate Action) melalui mitigasi dampak industri lewat proses kimia hijau.
Melalui keberhasilan agenda ini, Departemen Kimia FSTeM UB optimis mampu terus memegang tongkat estafet dalam mengedukasi 12 Prinsip Green Chemistry di tengah masyarakat demi mempercepat terwujudnya Green Society yang berkelanjutan.mut





