Dikawal 3 Bek Liga Eropa, Ilhan Fandi Redup di Laga Pertama FIFA ASEAN Cup 2026

Jakarta, Bhirawa – Di balik kekalahan Singapura dari Timnas Indonesia terdapat performa kurang impresif dari Ilhan Fandi.

Penyerang tengah yang sebelumnya mencetak gol ke gawang Indonesia di Piala AFF 2026, kali ini tidak dapat mengulangi catatan yang sama.

Salah satu penyebabnya karena ia harus menghadapi tiga bek dari liga Eropa selama 90 menit.

Baca Juga: Thailand Beri Tutorial Kalahkan Singapura di Semifinal Piala AFF 2026

Rapor Ilhan Fandi

Menurut AiScore Ilhan Fandi yang bermain 90 menit mendapat nilai 6,4.

Nilai tersebut sama seperti gelandang bertahan Shah Shahiran.

Nilai anak Fandi Ahmad ini unggul atas bek kiri Muhammad Nur Abdullah (6,2), pemain pengganti Song Ui-yong (6,2), bek tengah Safuwan Baharuddin (6,1).

Lalu, pemain pengganti Joel Chew (6,0), Jacob Mahler (5,9), Glenn Kweh (5,8).

Juga masih lebih baik dari kiper Izwan Mahbud (5,9) dan gelandang serang Harhys Stewart (5,6).

Hanya saja, rating Ilhan masih kalah dari gelandang tengah Kyoga Nakamura (6,5) yang bermain 80 menit dan terkena kartu kuning.

Bek kanan Ryhan Stewart (6,5), penyerang sayap senior Shawal Anuar (6,6) yang bermain di babak pertama.

Lalu, penyerang sayap lainnya Farhan Zulkifli (6,7) yang bermain 62 menit, serta bek tengah Hariss Harun (6,8) yang mendapat nilai tertinggi di skuat The Lions.

Baca Juga: Daftar 7 Tim yang Kemasukan Gol Ole Romeny, Singapura Korban Anyar

Nilai kurang maksimal ini tak lepas dari kesulitan Ilhan melepaskan diri dari kawalan bek-bek Indonesia secara bergantian.

Kadang, ia harus berduel di tengah lapangan dengan Elkan Baggott yang bertinggi badan 196 cm.

Lalu, saat mendapat bola akselerasi, justru ia harus terhadang oleh intersep Justin Hubner yang terkenal punya kecepatan yang cukup bagus.

Selain Elkan dan Justin, juga ada Kevin Diks di sisi paruh tengah kanan, dan ketiganya sama-sama aktif bermain di liga Eropa.

Justin Hubner bermain di Eredivisie Belanda bersama Fortuna Sittard dan reguler bermain.

Elkan Baggott bermain di Championship Inggris dan telah mendapat kesempatan bermain enam kali di kasta kedua Liga Inggris tersebut.

Itu merupakan perkembangan yang sebelumnya tak ia dapatkan saat masih membela Ipswich Town.

Lalu, Kevin Diks merupakan pilar lini belakang klub Bundesliga Jerman, Borussia Monchengladbach sejak musim lalu (2025/26).

Pengalaman segar bermain di kompetisi Eropa ini membuat mereka bisa meredam pergerakan Ilhan Fandi.

Baca Juga: Ragnar Oratmangoen Gemar Bobol Gawang Singapura, Kali Ini Timnas Indonesia Menang

Efek Pulang Kampung?

Walau pernah berkarier di Eropa, terakhir kali ia bermain di Benua Biru pada 2024 lalu.

Tepatnya di Liga 2 Belgia bersama KMSK Deinze dan tim U-21 di Reserve Pro League.

Ia pun kini bermain di klub besar Singapura, Lion City Sailors usai dilepas klub Thailand BG Pathum United.

Pada sisi lain, Ilhan sebelumnya mampu menaklukkan tiga bek tengah Indonesia di Piala AFF 2026.

Pada Agustus lalu, Ilhan berduel dengan Rizky Ridho, Wahyu Prasetyo, dan mantan bek Viking FK Norwegia; Shayne Pattynama.

Nama terakhir, kini sudah berkarier di liga Indonesia namun belum bisa reguler bermain.

Lalu, dua pemain lain masih belum pernah menjajal liga luar negeri sepanjang kariernya.

Ini membuat daya serang Ilhan cukup maksimal dengan mencetak gol penghancur mimpi Indonesia untuk lolos ke semifinal Piala AFF 2026.

Ia pun saat itu mendapat nilai 8,0 dari AiScore. Tertinggi di antara semua pemain yang bermain saat itu, termasuk Ragnar Oratmangoen (7,6).

Jadwal Singapura Berikutnya dan Menanti Gol Ilhan

Walau tak berkutik di hadapan bek-bek Indonesia, asa Ilhan Fandi untuk masuk jajaran pencetak gol di turnamen ini masih terbuka.

Pada laga kedua di Grup A, Singapura akan melawan Bangladesh pada Senin (28/9) sore pukul 16.00 WIB.

Pertandingan ini akan bergulir di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, dan sebelum laga besar Malaysia vs Indonesia pada malamnya.

Menarik ditunggu, apakah pemilik 32 penampilan dan 10 gol bersama Singapura ini bakal menunjukkan ketajamannya di hadapan Hamza Choudhury dan kolega.(DS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *