Jombang, Bhirawa-Menyambut gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, menjadi panggung apresiasi bagi para seniman lokal. Sebuah galeri lukisan yang menampilkan deretan sosok muasis atau pendiri NU hadir menyemarakkan momentum bersejarah tersebut.
Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, M.E.I., berkesempatan meninjau langsung galeri lukisan karya para seniman asli Jombang tersebut. Menariknya, sejumlah lukisan bernilai seni tinggi ini dijadwalkan akan dilelang melalui mekanisme open bidding.
Ning Lia, sapaan akrab senator muda ini, menegaskan bahwa karya-karya yang dipamerkan memiliki nilai historis dan spiritual yang mendalam, melebihi sekadar goresan kuas di atas kanvas. Setiap lukisan mampu memvisualisasikan rekam jejak serta spirit perjuangan para ulama dan kiai dalam membidani lahirnya NU sekaligus mengawal kemerdekaan Indonesia.
Baca Juga : Mengakar di Pulau Garam: Jejak Konsistensi Ning Lia Menjaga ‘Sukma Madura’
“Kita menyaksikan langsung dedikasi para pelukis lokal Jombang. Beberapa lukisan muasis ini nantinya akan dilelang secara terbuka (open bidding),” ujar Lia, Senin (24/8).
Menurut Lia, karya seni lukis ini merupakan sarana edukasi kreatif yang efektif untuk memperkenal kembali rekam jejak perjuangan para kiai kepada generasi muda.
“Ini bukan sekadar lukisan biasa, melainkan cerminan dari perjuangan para muasis NU. Beliau-beliau ini bukan hanya tokoh pendiri NU, tetapi juga pilar kekuatan bangsa yang mengantarkan Indonesia menuju kemerdekaan,” tegasnya.
Kehadiran galeri ini, lanjutnya, menjadi bentuk penghormatan nyata atas jasa besar para ulama sekaligus wadah bagi seniman Jombang untuk menumpahkan kreativitas di panggung nasional Muktamar ke-35 NU. Pameran karya seni ini sekaligus menjadi bagian dari kehangatan warga Jombang dalam menyambut kedatangan para muktamirin dari seluruh pelosok Nusantara.mut






