Pamekasan, Bhirawa – Mbah Hosen, suporter setia Madura United wafat pada Sabtu, 19 September 2026.
Kabar duka ini menurut unggahan klub Madura United pada Sabtu (19/9) pagi WIB.
Ini menjadi kehilangan besar bagi Laskar Sape Kerrab karena Mbah Hosen familier sebagai suporter setia mereka.
Baca Juga: Persija Jakarta Tempel Ketat Madura United di Klasemen Pekan 3
Simbol Kesetiaan di Tribun
Kepergian Mbah Hosen di usianya ke-77 tahun menjadi duka bagi Madura United dan sepak bola nasional. Sebab, beliau menjadi simbol loyalitas yang tak kenal usia.
Selain menyita perhatian suporter Madura United, berpulangnya Mbah Hosen juga menjadi kabar duka bagi suporter klub-klub lain.
Dari suporter Persib Bandung hingga Persija Jakarta, mereka turut memberi pesan belasungkawa atas kabar ini.
Dedikasinya juga turut terabadikan oleh suporter-suporter yang menjadi saksi kesetiaan Mbah Hosen di tribun saat Laskar Sape Kerrab bertanding di kandang.
“Tanpa mencaci dan merundung, beliau tetap setia mendukung dengan menari. Tamparan kepada suporter muda yang gemar memecah belah bangsa dengan kebencian dan anarkisnya,” tulis salah seorang warganet pada unggahan video tribut Mbah Hosen dari laman resmi klub.
“Surga tempatmu, Mbah Hosen. Suporter sejati Madura,” tulis warganet lain.
“Husnul khatimah Mbah, suporter paling loyal. Cintanya untuk sepak bola mengajarkan generasi muda mencintai tanpa tapi. Menang-kalah, dia selalu berdiri di sana,” tulis yang lain lagi.
Pihak Klub Kenang Mbah Hosen
“Beliau mengajarkan kepada kami satu hal, mencintai tim bukan soal usia. Beliau suporter tertua kami, dan setia sejak Madura United baru ada,” tegas Achsanul Qosasi, Presiden Madura United dalam lansiran Info Pamekasan (19/9).
Madura United Menang Dramatis
Pada Jumat (18/9) malam WIB saat Mbah Hosen sempat hadir langsung sebelum dibawa ambulans, Madura United menjamu PSIM Yogyakarta dalam lanjutan BRI Super League 2026/27.
Tuan rumah sempat tertinggal 0-1 dari gol Nermin Haljeta pada menit ke-15. Namun, pada babak kedua, tim asuhan Ze Gomes membalikkan keadaan.
Dua gol Madura tercipta dari Mendonca pada menit 71 dan pemain Timor Leste; Gali Freitas pada menit ke-73.
Kemenangan dramatis ini membuat Madura memimpin klasemen sementara. Mereka mengoleksi 9 poin berkat seratus persen menang dalam tiga laga awal musim ini.
Kemenangan dramatis ini kini menjadi hadiah terakhir untuk loyalitas Mbah Hosen sepanjang hayatnya.
Kini, tarian Mbah Hosen di tribun akan berlanjut di surga. Istirahat dengan tenang, Mbah Hosen….(DS)








