Aqaba, Bhirawa – Rekap hasil FIFA Matchday Oktober 2026 dari Timnas Putri Indonesia di Aqaba, Yordania.
Dua pertandingan uji coba Timnas Putri Indonesia telah tuntas di Stadion Al Aqaba.
Tim asuhan Akira Higashiyama telah menghadapi Armenia dan Yordania dengan hasil seri.
Baca Juga: 4 Pemain dari AS Absen Bela Timnas Putri Indonesia
Rekap Hasil Timnas Putri Indonesia di Yordania
—
Seri dengan Armenia
Pada laga pertama yang bergulir Minggu (11/10) malam WIB atau pukul 18.00 waktu setempat, Indonesia bermain seri dengan Armenia.
Indonesia menghadapi wakil Eropa berperingkat 147 dunia itu tanpa Claudia Scheunemann.
Hasilnya, Garuda Pertiwi seri dengan Armenia, 0-0.
Imbang Lagi dengan Yordania
Kemudian, saat melawan tuan rumah Yordania pada Selasa (13/10) malam di tempat dan jam sama, Indonesia sudah dapat memainkan Claudia.
Namun, hasil seri 0-0 kembali terjadi. Ini membuat dua pertemuan terakhir Indonesia dengan Yordania selalu berakhir tanpa pemenang.
Baca Juga: Riwayat Timnas Putri Indonesia di Piala Asia Wanita U-17, Siap Ukir Sejarah di China?
Sebelumnya, Indonesia juga seri 1-1 dengan Yordania pada 2025 saat bermain di Amman.
Saat itu, Indonesia yang dilatih Satoru Mochizuki juga mengikuti konsep tri-nasional bersama tuan rumah Yordania dan Bangladesh.
Hasilnya kala itu seri 0-0 dengan Bangladesh dan imbang 1-1 dengan Yordania.
Maka, dua kali Indonesia bertandang ke Yordania dengan hasil identik, tidak menang dan juga tidak kalah.
Namun, kali ini Indonesia meraih hasil seri dengan tidak mencetak gol sama sekali.
Baca Juga: Dewa United Sumbang 6 Pemain untuk Timnas Putri Indonesia di FMD Oktober
Jadwal Timnas Putri Indonesia Selanjutnya
—
FIFA Matchday Terakhir 2026
Masih ada satu jeda internasional lagi pada akhir tahun ini sebelum menuju 2027.
Satu jeda ini bertipe II, sehingga sebuah tim nasional dapat melakoni maksimal tiga pertandingan resmi FIFA.
Jadwal jeda internasional ini akan bergulir pada 24 November–5 Desember 2026.
Indonesia dapat memanfaatkan jeda tipe II ini untuk menjalani tiga pertandingan dan membuka peluang memperbaiki peringkat FIFA di akhir 2026.(DS)









