Kota Malang, Bhirawa-Antusiasme masyarakat Jawa Timur terhadap gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 terus meningkat. Hal ini terlihat dari semaraknya acara Watch Party Aragón GP 2026 yang digelar di Kota Malang, Minggu 30/8.
Sebanyak 120 peserta dari tujuh komunitas otomotif Malang Raya—seperti Honda ADV Indonesia Malang Raya Chapter, PCX Independent Malang, Vario Vaganza, SST (StyloSatSet), Stylo Batu Community, Suka Suka Society, hingga HVC Malang—turut memadati lokasi acara. Sebelum nonton bareng (nobar), para bikers menggelar konvoi mengelilingi sudut Kota Malang guna menyebarkan semangat Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Vice Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang juga Direktur Utama MGPA Ananda Mikola, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Priority Banking Manager BRI Malang Hanny Sisca, serta pengamat MotoGP Lucy Wiryono.
Vice Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Ananda Mikola, menjelaskan alasan pemilihan Kota Malang sebagai lokasi Watch Party. Menurutnya, Malang memiliki komunitas motorsport dan basis generasi muda yang sangat aktif. Jawa Timur, bersama NTB dan Bali, tercatat sebagai wilayah dengan kontribusi penjualan tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia terbesar secara nasional.
”Menonton MotoGP bersama tentu memberikan pengalaman yang berbeda karena ada interaksi dan semangat yang dirasakan bersama. MotoGP bukan hanya soal race weekend, tetapi Mandalika juga harus jadi bagian dari ekosistem yang mempertemukan penggemar, komunitas, dan talenta Indonesia. Kehadiran Mario Suryo Aji di Moto2 dan Veda Ega Pratama di Moto3 menunjukkan bahwa kita punya talenta nasional yang layak bersaing di level internasional,” tegas Ananda.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyambut positif agenda ini sebagai ruang ekspresi dan interaksi positif bagi generasi muda serta pecinta olahraga otomotif di Malang.
”Antusiasme masyarakat Malang terhadap otomotif sangat tinggi. Watch Party ini menjadi ruang menarik bagi komunitas untuk berkumpul, menikmati pertandingan bersama, sekaligus membangun interaksi positif. Kami menyambut baik kegiatan yang membawa dampak dan pengalaman positif seperti ini,” ujar Wali Kota Wahyu Hidayat.
Gelaran MotoGP di Pertamina Mandalika International Circuit pada 9–11 Oktober 2026 mendatang tidak hanya menyuguhkan aksi balap dunia, tetapi juga menggerakkan perekonomian nasional. Sebagai gambaran, ajang serupa pada 2025 mampu menyerap 140.324 penonton, melibatkan lebih dari 600 UMKM lokal, menyerap 3.000 tenaga kerja, serta memberikan dampak ekonomi sebesar Rp4,96 triliun.
Masyarakat yang ingin menyaksikan langsung ajang balap internasional tersebut dapat memanfaatkan penawaran diskon tiket pada periode Presale 2 yang berlangsung hingga 16 September 2026. mut









