SMAN 1 Turen Perkuat Program Keberbakatan Olahraga dan Seni

Damiran SPd

Malang, Bhirawa

SMA Negeri 1 Turen terus menegaskan posisinya sebagai salah satu sekolah unggulan di Kabupaten Malang, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Salah satu pilar utamanya adalah program khusus Keberbakatan Olahraga yang telah berjalan sejak tahun 2012. Program ini menjadi kawah candradimuka bagi atlet-atlet muda berbakat untuk mengukir prestasi hingga tingkat nasional.

​Sebagai langkah penyusunan strategi pembinaan tahun ajaran 2026/2027, SMAN 1 Turen menggelar rapat evaluasi dan koordinasi di Gerha Srikandi SMAN 1 Turen, Jumat (17/7). Rapat yang diinisiasi oleh Kepala SMAN 1 Turen, Agus Harianto, M.Pd., ini melibatkan seluruh manajemen sekolah, koordinator ekstrakurikuler, pembina, hingga pelatih olahraga.

​Humas SMAN 1 Turen, Damiran, menjelaskan bahwa program keberbakatan olahraga memiliki perlakuan yang berbeda dengan kegiatan ekstrakurikuler reguler. Pembinaan dilakukan secara intensif demi menjaga performa para atlet muda.

​”Program ini sudah berjalan lebih dari satu dekade. Ini bukan sekadar ekstrakurikuler biasa, melainkan pembinaan khusus bagi siswa berbakat olahraga dengan jadwal latihan minimal empat kali dalam sepekan. Intensitas tinggi ini dirancang agar prestasi atlet terdongkrak maksimal,” ujar Damiran.

​Saat ini, fokus pembinaan tertuju pada empat cabang olahraga (cabor) unggulan, seperti Pencak Silat Karate ​Futsal  Bola Voli

​Keempat cabor tersebut konsisten menyumbang trofi dari tingkat regional hingga nasional. Di cabor pencak silat misalnya, siswa SMAN 1 Turen sukses menyabet Juara III Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional. Sementara tim bola voli putri dan putra selalu menjadi kekuatan yang disegani di Malang Raya.

​Bukti sahih keberhasilan program ini adalah lahirnya atlet profesional. Salah satunya adalah Ageng Wardoyo, alumni SMAN 1 Turen yang kini menjadi pilar utama klub voli profesional papan atas tanah air, Surabaya Samator.

​”Mas Ageng Wardoyo menjadi ikon keberhasilan pembinaan kami. Sampai sekarang beliau rutin dipercaya menjadi pemain inti di Samator,” tambah Damiran bangga.

​Menatap tahun 2027, SMAN 1 Turen sudah memasang target tinggi. Sekolah ini membidik prestasi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur yang rencananya akan digelar di Surabaya. Selama ini, kontingen Kabupaten Malang memang kerap didominasi oleh atlet-atlet dari SMAN 1 Turen, khususnya dari cabor bela diri.

​Terkait mekanisme Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur prestasi olahraga, Damiran menyebut ada penyesuaian regulasi dalam beberapa tahun terakhir. Jika dulu sekolah bisa menggelar tes kemampuan mandiri sebelum mengajukan ke Dinas Pendidikan Jatim, kini seluruh calon siswa wajib mengikuti sistem seleksi resmi yang berlaku.

​”Setelah siswa resmi diterima melalui jalur prestasi tersebut, baru kami genjot dengan pembinaan khusus terstruktur,” tegasnya.

​Tidak hanya bersinar di lapangan olahraga, SMAN 1 Turen juga memberikan ruang lebar bagi minat bakat siswa lainnya lewat 35 jenis ekstrakurikuler yang wajib diikuti siswa kelas X dan XI.

​Selain olahraga, bidang seni budaya juga menorehkan tinta emas. Ekstrakurikuler Karawitan SMAN 1 Turen sukses meraih predikat Juara Kabupaten Malang. Meski langkah ke tingkat provinsi terganjal sistem seleksi daring, capaian ini membuktikan pembinaan karakter berbasis kearifan lokal berjalan selaras.

​Dengan sinergi pembinaan akademik, olahraga, seni, dan karakter yang seimbang, SMAN 1 Turen optimistis dapat terus mencetak generasi emas yang siap bersaing di kancah daerah, nasional, bahkan internasional.mut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed