Tembus Rp88,41 Triliun, Pendapatan APBN Wilayah KPPN Malang Tumbuh 4,82 Persen Ditopang Cukai

Kota Malang, Bhirawa – Kinerja pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di wilayah kerja Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Malang hingga 30 September 2026 mencatatkan tren positif. Realisasi pendapatan negara di lima wilayah—Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Pasuruan, dan Kabupaten Pasuruan—mencapai Rp88,41 triliun, tumbuh 4,82 persen secara tahunan (year-on-year).

​Hal tersebut disampaikan Kepala KPPN Malang, Muhammad Rusna, dalam rilis kinerja APBN yang digelar secara hibrida di Gedung RCE Center bersamaan dengan agenda Penganugerahan Penghargaan Satker Berkinerja Terbaik Lingkup KPPN Malang (PRISMA) Triwulan III Tahun 2026, Kamis 15/10.

​Muhammad Rusna memaparkan, penopang utama pendapatan negara berasal dari penerimaan cukai yang menyumbang Rp70,74 triliun (naik 5,41 persen yoy) serta Pajak Penghasilan (PPh) sebesar Rp4,71 triliun (naik 6,09 persen yoy). Sementara itu, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terealisasi Rp8,09 triliun, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) lainnya menembus Rp1,11 triliun atau 102,92 persen dari target pagu.

​Di sisi pengeluaran, realisasi Belanja Negara mencapai Rp10,18 triliun (75,74 persen). Kinerja Belanja Pemerintah Pusat tumbuh 8,87 persen (yoy), didorong penyerapan Belanja Pegawai (77,24 persen), Belanja Barang (61,09 persen), dan Belanja Modal (24,36 persen). Adapun Belanja Transfer ke Daerah (TKD) terealisasi sebesar Rp5,67 triliun (83,78 persen), ditopang penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) Rp3,39 triliun, Dana Transfer Khusus Rp1,51 triliun, serta Dana Desa sebesar Rp255,82 miliar (97,74 persen).

​Selain kinerja fiskal umum, KPPN Malang menyoroti realisasi belanja pusat untuk pengendalian inflasi program 4K (Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif) yang telah terserap Rp110,22 miliar (53,62 persen) dari pagu Rp205,57 miliar. Rusna mengimbau pemerintah daerah mempercepat pemenuhan dokumen syarat salur DAK Fisik dan Dana Desa menjelang akhir tahun anggaran 2026.

​Sebagai bentuk apresiasi tata kelola anggaran, KPPN Malang menyerahkan penghargaan PRISMA Triwulan III 2026 kepada sejumlah satuan kerja terbaik:

​Kategori Satker BLU Terbaik: Rumkit Tk. II Soepraoen Kesdam V/Brw (I), Politeknik Negeri Malang (II), RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang (III).

​Kategori Pagu > Rp150 Miliar: Divif 2/Vira Cakti Yudha (I), Korem-083/Bdj Dam V/Brw (II), Kesdam V/Brw (III).

​Kategori Pagu Rp70 s.d. Rp150 Miliar: Polres Pasuruan (I), Kantor Kemenag Kab. Malang (II), Poltekad Kodiklatad (III).

​Kategori Pagu Rp10 s.d. Rp70 Miliar: Polres Batu (I), Komlekdam V/Brawijaya (II), Kantor Kemenag Kota Malang (III).

​Kategori Pagu < Rp10 Miliar: Kantor Kemenag Kab. Malang (I), Kantor Kemenag Kota Malang (II), MAN 1 Pasuruan (III).

​Kategori Digitalisasi Pembayaran Terbaik: Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Pemanis dan Serat (I), MTsN Kota Batu (II), Pengadilan Negeri Pasuruan (III).mut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *