Dirjen Bina Adwil Kemendagri, Dr. Safrizal Zakaria Ali, M.Si., menanam pohon pada acara “Aksi Satpol PP dan Satlinmas Mewujudkan Indonesia Asri” di Alun-Alun Merdeka Kota Malang, Jumat (10/7).
Kota Malang, Bhirawa
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bergerak cepat menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengimplementasikan gerakan nasional Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Melalui Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Bina Adwil), Pemerintah Daerah diminta mengoptimalkan peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) sebagai garda terdepan sekaligus penolong masyarakat.
Instruksi tersebut ditegaskan oleh Dirjen Bina Adwil Kemendagri, Dr. Safrizal Zakaria Ali, M.Si., saat menghadiri acara “Aksi Satpol PP dan Satlinmas Mewujudkan Indonesia Asri” yang digelar di Alun-Alun Merdeka Kota Malang, Jumat (10/7).
Menurut Safrizal, gerakan Indonesia Asri bukan sekadar program seremonial, melainkan aksi nyata untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah yang bijak, serta penciptaan kawasan yang sehat dan nyaman.
”Gerakan ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah bergerak aktif di lapangan. Jika lingkungan bersih, maka masyarakat akan lebih sehat dan nyaman tinggal di daerahnya,” ujar Safrizal.
Pengelolaan Sampah Terintegrasi: Penguatan budaya pilah dan kelola sampah dari tingkat terkecil (RT/RW).
Penataan Estetika Kota: Penertiban spanduk, baliho, dan reklame liar yang mengganggu keindahan ruang publik, dibarengi penyediaan zonasi resmi oleh Pemda.
Revitalisasi Gotong Royong: Menggalakkan kembali budaya kerja bakti di lingkungan kantor pemerintah, sekolah, hingga pemukiman warga.
Dalam kesempatan tersebut, Safrizal juga menggarisbawahi pentingnya pendekatan humanis dalam setiap penegakan Peraturan Daerah (Perda), khususnya yang bersentuhan dengan Pedagang Kaki Lima (PKL). Kemendagri meminta Satpol PP menghindari tindakan kekerasan dan mengedepankan solusi.
”Sebelum penertiban dilakukan, pemerintah daerah harus menyiapkan tempat relokasi yang layak bagi para pedagang. Jadi, saat Satpol PP menjalankan tugasnya, tidak ada lagi ketegangan. Satpol PP harus menjadi penegak aturan, pelayan, sekaligus penolong masyarakat,” tegasnya seraya menambahkan bahwa Kemendagri bersama Kementerian Lingkungan Hidup akan terus memantau jalannya program ini di seluruh Indonesia.
Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan rasa bangganya atas penunjukan Kota Malang sebagai tuan rumah peluncuran aksi nasional ini. Forum ini dinilai menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi tata ruang antardaerah.
Di hadapan para Kepala Satpol PP provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia yang hadir secara luring maupun daring, Wahyu menegaskan bahwa program Indonesia Asri sangat selaras dengan komitmen lokal.
”Semangat Indonesia Asri ini sangat sejalan dengan visi pembangunan kami, yaitu mewujudkan Malang Mbois dan Berkelas. Kami terus berupaya menghadirkan tata ruang perkotaan yang indah, kolaboratif, dan ramah lingkungan,” jelas Wahyu.
Ia mengingatkan bahwa urusan ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum) memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, bukan hanya tugas aparat penegak perda semata.mut









