Malang, Bhirawa – Industri sepak bola modern terbukti bukan sekadar adu strategi di atas rumput hijau, melainkan ekosistem bisnis berskala besar yang membutuhkan pasokan tenaga profesional lintas disiplin ilmu. Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi tuan rumah seminar iLeague BRI Goes to Campus yang digelar di Aula GKB 4 Lantai 9 Kampus Putih, Senin 12/10.
Acara ini menghadirkan perwakilan dari operator liga, manajemen klub profesional, serta perbankan untuk membedah potensi karier di luar lapangan bagi generasi muda, mulai dari analis data, operasional teknologi, hingga manajemen bisnis olahraga.
Manager Club and Community Development iLeague, Hanif Marjuni, menegaskan bahwa perhelatan sepak bola menggerakkan rantai pasok ekonomi yang sangat masif, seperti logistik, akomodasi, media, hingga UMKM. Kebutuhan tenaga ahli di luar pesepak bola, pelatih, atau wasit pun terbuka lebar.
”Ketika pertandingan sepak bola digelar, bukan hanya berbicara soal teknik permainan, tetapi banyak aspek kehidupan ekonomi yang ikut berjalan. Klub kini mencari analis data, operator VAR, staf media, nutrisionis, hingga divisi legal,” ujar Hanif.
Senada, Manager Operasional Arema FC, Sudarmaji, mengungkapkan pentingnya jembatan antara kampus dan klub sepak bola profesional. Untuk itu, Arema FC membuka kesempatan kolaborasi konkret melalui program magang, praktik kerja lapangan, dan riset bagi mahasiswa berbagai program studi.
”Kami tidak ingin kegiatan ini berhenti sebagai seminar semata. Mahasiswa komunikasi bisa terjun ke jurnalistik olahraga, mahasiswa ekonomi mendalami manajemen bisnis klub, sementara rumpun teknik dan kesehatan mengisi kebutuhan operasional serta kebugaran tim,” jelas Sudarmaji.
Dukungan perbankan juga disampaikan Branch Office Head BRI Malang Soekarno Hatta, Johanes Alfred Simanjuntak. Menurutnya, partisipasi aktif BRI di kancah sepak bola nasional bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan secara inklusif di berbagai daerah.
Menyikapi peluang tersebut, Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan dan Alumni UMM, Dr. Tatag Muttaqin, S.Hut., M.Sc., IPM, mengingatkan mahasiswa agar aktif membekali diri dengan kemampuan bahasa asing, literasi teknologi, dan jejaring praktis lintas bidang agar siap terserap di industri olahraga modern. mut






