Malang, Bhirawa-Prestasi akademik dan non-akademik mahasiswa kembali mendapat apresiasi tinggi. Dalam penetapan penerima penghargaan lulusan terbaik tingkat universitas Tahun Akademik 2025/2026 pada momen pengukuhan, Sabtu 5/9, Felicia Wijaya dari Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin (PBM), Fakultas Bahasa, resmi dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik Universitas.
Mahasiswa dengan NIM 222210003 tersebut meraih skor 32,50 untuk predikat Lulusan Terbaik Universitas. Felicia juga mencatatkan diri sebagai lulusan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi pada tahun akademik ini, yakni mencapai 3,94.
Selain predikat kelulusan utama, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah mahasiswa yang berhasil mengukir capaian unggulan di berbagai bidang, khususnya kemampuan bahasa asing, keaktifan organisasi, serta karya akhir yang berdampak.

Capaian Bahasa Asing dan Keaktifan Mahasiswa
Pada kategori ujian kemampuan bahasa Inggris, Satriya Dharma Putra Riadi dari Prodi Sastra Inggris, Fakultas Bahasa, menyabet penghargaan Nilai TOEIC Tertinggi Prodi Sastra Inggris dengan skor sempurna 990. Sementara untuk kategori Nilai TOEIC Tertinggi Non-Prodi Sastra Inggris diraih oleh Kevin Cheng, mahasiswa Prodi Teknik Informatika, Fakultas Teknologi dan Desain, dengan skor 980.
Di bidang kemampuan bahasa Mandarin, Ivander Julian Yahya dari Prodi PBM meraih Nilai HSK Tertinggi Prodi PBM dengan capaian HSK 5 dan skor 205. Adapun Nilai HSK Tertinggi Non-Prodi PBM disabet oleh Elizabeth Gunawan dari Prodi Sastra Inggris, yang berhasil mencapai HSK 6 dengan skor 253.
Tak hanya unggul di ruang kelas, kontribusi nyata mahasiswa melalui aktivitas kemahasiswaan turut mendapat porsi apresiasi. Albert William Saputra dari Prodi Teknik Informatika, Fakultas Teknologi dan Desain, dianugerahi penghargaan Poin Keaktifan Tertinggi setelah mengumpulkan sebanyak 11.048 poin.
Karya Tugas Akhir Berdampak
Pada kategori Karya Tugas Akhir Berdampak, penghargaan tingkat Sarjana (S1) diberikan kepada Sebastian Saksono dari Prodi Desain Komunikasi Visual (DKV), Fakultas Teknologi dan Desain. Sedangkan untuk jenjang Magister (S2), penghargaan tersebut diraih oleh Andik Kurniawan dari Prodi Manajemen Inovasi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Rangkaian penghargaan ini menegaskan bahwa tolok ukur kelulusan tidak hanya berpatokan pada capaian indeks akademik semata, melainkan juga penguasaan bahasa internasional, dinamika keaktifan mahasiswa, hingga daya guna karya ilmiah yang dihasilkan bagi masyarakat.
Seluruh penerima penghargaan berhak menerima piagam serta apresiasi khusus yang telah ditetapkan oleh jajaran pimpinan universitas. mut






