Malang, Bhirawa – Universitas Ma Chung menorehkan sejarah penting pada. gelaran wisuda sarjana dan diploma yang berlangsung di kampus setempat, Sabtu 5/9. Ma Chung meluluskan angkatan pertama program studi (Prodi) D3 Optometri yang berhasil lulus uji kompetensi nasional secara penuh 100 persen.
Rektor Universitas Ma Chung, Prof. Dr. Ir. Stefanus Yufra M. Tanius, M.Sc., kepada sejumlah wartawan mengungkapkan setelah melalui proses panjang pembentukan Prodi D3 Optometri, kini berhasil mewisuda alumni prodi tersebut dan luluh uji kompetensi.
Proses perizinannya, menurut dia memakan waktu hingga delapan tahun sejak 2015 akibat ketatnya kualifikasi ketersediaan pengajar berlatar belakang magister (S2) spesifik di bidang tersebut.
”Di Jawa Timur hanya ada dua perguruan tinggi yang memiliki prodi Optometri, salah satunya di Universitas Ma Chung. Secara nasional pun jumlahnya belum sampai 16 kampus,” ujar Prof. Yufra usai prosesi wisuda.
Prof. Yufra menjelaskan, keberadaan lulusan berkualifikasi refraksionis optisien memegang peranan krusial yang setara dengan posisi apoteker di apotek. Kehadiran tenaga ahli ini menjadi syarat mutlak bagi outlet optik untuk dapat memproses serta melayani fasilitas jaminan BPJS Kesehatan bagi masyarakat.
Melihat tingginya kebutuhan industri, minat masyarakat terhadap prodi ini terus melonjak signifikan. Dari yang semula hanya 11 mahasiswa di angkatan pertama, kini pendaftar baru telah mencapai hampir 60 orang. Sebagian besar mahasiswa bahkan merupakan utusan yang dibiayai penuh oleh perusahaan optik dan industri perawatan mata.
”Kami berkomitmen mendukung penguatan layanan kesehatan mata di masyarakat. Kebutuhan tenaga optometri di Indonesia sangat besar, dan lulusan kami siap mengisi kekosongan tersebut,”pungkas.mut






