Siapkan Lulusan Jadi Problem Solver, UMM Kenalkan ESC di Hadapan Wali Maba

Malang, Bhirawa-Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tak sekadar memegang ijazah, melainkan mampu menjadi pemecah masalah (problem solver) di tengah masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan lewat pengenalan Excellent Solution Center (ESC) dalam Pertemuan Orang Tua/Wali Mahasiswa Baru (Walimaba) TA 2026/2027 di Hall Dome UMM, Sabtu 5/9.

​Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si., menyampaikan bahwa perguruan tinggi bertanggung jawab memastikan kompetensi mahasiswa dapat diterapkan secara nyata usai lulus. Untuk itu, UMM membangun ekosistem pengembangan talenta yang menginterkoneksikan pendidikan, inovasi, dan kebutuhan dunia kerja.

​”Kami berharap kampus ini dan anak-anak kita tidak menjadi beban masyarakat, melainkan selalu hadir memberikan pendampingan serta memecahkan masalah yang dihadapi publik,” tegas Nazaruddin.

 

​Ia menjelaskan, ESC melengkapi arsitektur pendidikan Kampus Putih yang sebelumnya telah ditopang oleh Center of Excellence (COE) dan Center for Future of Work (CFW). Jika COE berfokus pada penguatan kompetensi spesifik lewat 55 skema profesi, maka ESC hadir sebagai wadah terpadu untuk mengeskalasi gagasan mahasiswa menjadi produk, layanan, maupun lini usaha yang berdaya guna.

​Guna memperkuat ekosistem ini, UMM terus memperluas jejaring kemitraan dengan sektor industri agar kompetensi mahasiswa relevan dengan kebutuhan pasar global.

​Di sisi lain, Wakil Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMM, Drs. H. Wakidi, menggarisbawahi pentingnya peran serta keluarga dalam mengawal perjalanan akademik mahasiswa. Ia mengimbau para orang tua aktif membangun komunikasi dengan pihak program studi maupun fakultas.

​Sebagai langkah konkret mendukung sinergi tersebut, UMM turut memamerkan aplikasi My UMM for Parent. Platform digital ini memungkinkan orang tua memantau perkembangan studi anak secara berkala dan real-time.

​Dukungan penuh pun disampaikan oleh perwakilan wali maba, Mukromin Latif. Ia menyambut positif kolaborasi yang ditawarkan kampus dalam membentuk karakter mahasiswa yang mandiri dan kritis.

​”Kami dari rumah siap mendukung, mendoakan, dan bersinergi dengan pihak kampus demi kelancaran studi anak-anak kita,” pungkas Mukromin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *