Pemenang Lomba Menulis Esai bertajuk “Aku Bagian dari Kemenag Kota Malang, Antara Pengabdian dan Kesan Tak Terlupakan”.
Kota Malang, Bhirawa
Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang menandai peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 dengan cara yang berbeda. Tak sekadar seremoni, instansi ini berupaya membangkitkan kembali “obor” intelektual melalui Lomba Menulis Esai bertajuk “Aku Bagian dari Kemenag Kota Malang, Antara Pengabdian dan Kesan Tak Terlupakan”.
Kepala Kantor Kemenag Kota Malang, Achmad Shampton, S.HI, M.Ag, menyatakan bahwa lomba ini merupakan langkah strategis untuk membangun budaya berpikir reflektif dan produktif di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta sivitas Kemenag.
“Menulis adalah khazanah ulama kita di masa lalu. Kita ingin membangun kembali semangat itu. Banyak tokoh besar dunia dikenal karena karya tulisnya yang melintasi zaman,” ujar sosok yang akrab disapa Gus Shampton tersebut saat ditemui usai penyerahan hadiah di MAN 2 Kota Malang, Kamis (1/1).
Antusiasme peserta yang tinggi menjadi sinyal positif. Bahkan, muncul aspirasi dari para pegawai untuk membentuk komunitas menulis sebagai wadah pengembangan diri. Menanggapi hal itu, Gus Shampton memastikan pihaknya akan menindaklanjuti dengan membentuk Komunitas Penulis Kementerian Agama.
“Banyak teman-teman yang mulai tergerak. Tulisan-tulisan ini adalah warisan. Kelak akan dibaca dan manfaatnya mengalir ke generasi berikutnya,” tambahnya.
Berdasarkan keputusan dewan juri, terpilih enam pemenang dengan judul karya yang paling inspiratif, di antaranya:
• Luluk Mufidah (“Kinerja Sebagai Dakwah, Cinta Sebagai Kurikulum…”)
• Rachmawati (“Di Antara Pengabdian dan Ketidaksengajaan”)
• Ema F.A. (“Menjemput Kejernihan”)
• Handri S. (“Tidak Ada yang Kebetulan”)
• Heri Mulyo Cahyo (“Pengabdian yang Tak Tercatat di SK”)
• Eka Wijayanti, S.S (“Kinerja Berbasis Cinta: Sebuah Ikhtiar Transformatif…”)
Melalui kompetisi ini, Kemenag Kota Malang berharap pelayanan publik ke depan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memiliki kedalaman makna dan literasi yang kuat.mut











