Kota Malang, Bhirawa— Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Malang menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Dalam sambutannya, Rektor Unidha, Prof. Dr.H. Sukowiyono, memberikan pengarahan tegas terkait prinsip toleransi, kewajiban akademik, serta aturan pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan.
Prof. Sukowiyono menekankan bahwa Unidha merupakan miniatur Indonesia yang menerapkan nilai Bhinneka Tunggal Ika. Mahasiswa yang datang dari berbagai daerah, etnis, agama, dan latar belakang politik diharapkan saling menghargai dan dapat menempatkan diri dengan baik di lingkungan masyarakat Malang.

Selain itu, pihak rektorat secara tegas melarang adanya tindakan fisik atau hukuman yang mengarah pada kekerasan selama kegiatan pengenalan kampus.
”Sama sekali tidak boleh menyakiti fisik, push up atau sejenisnya sudah bukan zamannya. Panitia harus mengarahkan mahasiswa baru ke kegiatan yang kreatif dan edukatif, seperti bernyanyi, berpuisi, atau berpantun,” tandas Sukowiyono.
Pihaknya juga berpesan agar mahasiswa fokus pada tujuan utama kedatangan mereka ke kampus, yaitu menuntut ilmu. Kegiatan ekstrakurikuler maupun organisasi kemahasiswaan disarankan sebagai penunjang pembentukan karakter dan kepemimpinan, tanpa mengesampingkan tugas akademik.
Melalui disiplin belajar dan kerja keras, Prof. Suko panggilan akrabnya optimistis para mahasiswa kelak mampu meraih prestasi dan diserap di berbagai bidang pekerjaan, sebagaimana capaian para alumni Unidha yang telah berkiprah di lembaga peradilan, kejaksaan, instansi pemerintah, hingga institusi TNI.
Salain diberikan pengarahan mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan pejabat kampus dan para dosen.mut












