Malang, Bhirawa— Kota Malang resmi menjadi panggung persaingan para pecatur muda berbakat setelah Turnamen Walet Chess Cup 2026 dibuka secara resmi oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang, Dr. Suyadi, S.Pd., M.M., pada Sabtu 5/9.
Kompetisi bergengsi yang berlangsung sengit ini mempertemukan ratusan atlet muda, mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Para peserta yang terbagi dalam berbagai kelompok umur tersebut bertarung menyusun strategi terbaik demi memperebutkan piala tetap serta total hadiah senilai jutaan rupiah.
Dalam sambutannya saat meresmikan pembukaan acara, Dr. Suyadi menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya terhadap konsistensi penyelenggaraan turnamen ini. Pihak legislatif Kota Malang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung iklim kompetisi dan pembinaan olahraga catur sejak usia dini.
”Turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi mengasah taktik di atas papan hitam-putih, melainkan wadah strategis dalam menjaring bibit-bibit unggul baru. Melalui pembinaan bertahap seperti ini, kita optimistis dari Kota Malang akan lahir pecatur berbakat yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional,” tegas legislator yang peduli pada pengembangan bakat generasi muda tersebut.
Suasana kompetisi tampak antusias sejak babak awal dimulai. Ratusan peserta menunjukkan konsentrasi tinggi dan sportivitas dalam setiap langkah catur yang dimainkan, menandakan tingginya kualitas dan potensi para pecatur cilik yang bertanding tahun ini.mut






