Khusnul Khotimah, S.Pd., M.Pd.,
Kota Malang, Bhirawa
Ketangguhan diri (self-resilience) kini menjadi faktor krusial dalam menciptakan sistem pendidikan yang adaptif dan berkelanjutan di tengah disrupsi global. Isu strategis ini dibawa oleh akademisi Universitas Negeri Malang (UM) ke panggung internasional dalam ajang 44th Annual International Society for Teacher Education (ISfTE) Seminar di Adelaide University, Australia.
Adalah Khusnul Khotimah, S.Pd., M.Pd., Dosen Program Studi PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UM, yang berhasil menembus forum bergengsi tersebut. Keikutsertaannya merupakan bagian dari program unggulan UM-Global Immersion Experience (UM GIE) yang bertujuan memperkuat jejaring akademik serta daya saing internasional mahasiswa pascasarjana.
Dalam seminar yang berlangsung sejak 27 April hingga 1 Mei 2026 tersebut, Khusnul mempresentasikan artikel ilmiah berjudul “Global Research Trends on the Role of Self-Resilience in Education”. Penelitian ini menyoroti bagaimana ketangguhan mental siswa menjadi benteng utama menghadapi tekanan sosial dan tantangan kesehatan mental di era digital.
”Ketangguhan diri bukan sekadar kemampuan bertahan dalam situasi sulit, tetapi juga kapasitas peserta didik untuk tetap produktif dan berkembang di tengah perubahan global yang sangat cepat,” ujar Khusnul saat memaparkan materinya di Adelaide.
Lebih lanjut, Khusnul yang juga mahasiswa Program Doktor (S3) Pendidikan Dasar ini menjelaskan bahwa topik ini sangat relevan dengan tema ISfTE tahun ini, yaitu “Culture, Language and Learning: Teacher Education for a Flourishing Life”. Ia bergabung dalam diskusi kelompok bertema peran pendidikan dalam menghapus ketidakadilan dan diskriminasi.
Partisipasi aktif ini sekaligus mempertegas posisi UM sebagai perguruan tinggi yang konsisten mendorong internasionalisasi riset. Selain itu, kontribusi ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 tentang pendidikan berkualitas dan poin ke-10 mengenai pengurangan ketimpangan.
Untuk diketahui, ISfTE merupakan organisasi internasional independen yang fokus pada pengembangan pendidikan guru melalui dialog profesional lintas negara. Seminar tahunan ini menghadirkan pakar dunia seperti Prof. Marie Brennan dari Victoria University dan delegasi dari berbagai negara untuk merumuskan praktik pendidikan inovatif. mut








