Hari Santri 2026: UMM Hadirkan Beasiswa Khusus dan Fasilitas Asrama Lulusan Pesantren

Malang, Bhirawa-Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 dimaknai Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui pemberian akses pendidikan tinggi yang inklusif. Kampus Putih secara khusus membuka peluang beasiswa bagi lulusan pondok pesantren di seluruh Nusantara pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun akademik 2027.

​Wakil Rektor II UMM, Dr. Ahmad Juanda, Ak., M.M., C.A., menegaskan bahwa kebijakan strategis ini bertujuan melahirkan generasi santri teknokrat, yakni kaum terpelajar yang teguh secara spiritual sekaligus menguasai sains, teknologi, dan kepemimpinan profesional demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

​Menurut Juanda, lulusan pesantren memiliki modal karakter mandiri dan disiplin tinggi yang relevan untuk menembus sektor-sektor strategis, seperti kedokteran, keteknikan, ekonomi, hingga teknologi informasi.

​”Kami ingin mendobrak stigma bahwa lulusan pesantren hanya berkutat di ranah keagamaan. Di UMM, kami menyiapkan skema finansial dan fasilitas akademik agar para santri dapat berkembang menjadi dokter, insinyur, akuntan, maupun wirausahawan tanpa meninggalkan nilai-nilai kepesantrenannya,” ujar Juanda, Rabu 21/10.

​Pada PMB kali ini, UMM menawarkan ragam skema keringanan biaya melalui Jalur Prestasi Keagamaan dan Tahfiz Al-Qur’an. Lulusan pesantren penghafal Al-Qur’an maupun juara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) berhak memperoleh pembebasan tes seleksi serta potongan Biaya Studi Semester (BSS).

​Selain itu, terdapat program beasiswa penuh melalui Program Pendidikan Ulama Tarjih (PPUT) dengan fasilitas bebas biaya kuliah sekaligus asrama tempat tinggal. Keringanan biaya studi juga diberikan kepada lulusan institusi pendidikan Muhammadiyah serta pemegang Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KATAMM). Pendaftaran seluruh jalur masuk telah dibuka sejak 1 Oktober 2026 melalui situs resmi admisi.umm.ac.id.

​Juanda memastikan lingkungan Kampus Putih sangat akomodatif terhadap kultur kepesantrenan melalui Program Pembentukan Kepribadian dan Kepemimpinan (P2KK) serta pusat studi bahasa dan keislaman. Sementara itu, keahlian terapan mahasiswa diasah lewat kelas profesional Center of Excellence (CoE) guna menjamin kesiapan lulusan di dunia kerja. mut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *