Malang, Bhirawa-Jaringan layanan kesehatan Hermina Hospitals resmi memperluas jangkauannya di wilayah Jawa Timur dengan meresmikan RS Hermina Kepanjen pada Rabu (26/8). Rumah sakit ke-54 dalam jaringan Hermina Hospitals tersebut hadir sebagai RS umum kelas C yang siap melayani masyarakat Kepanjen dan sekitarnya.
Peresmian fasilitas kesehatan yang berlokasi di Jl. Raya Mojosari RT 002 RW 001, Desa Mojosari, Kecamatan Kepanjen ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M. Momentum ini sekaligus memperkuat kolaborasi strategis antara Hermina dengan Pemerintah Kabupaten Malang dalam meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pelayanan kesehatan regional.
Komisaris Utama PT Medikaloka Hermina Tbk, dr. Hasmoro, Sp.An (KIC), MHA, M.M., menyampaikan bahwa kehadiran RS Hermina Kepanjen dirancang untuk memberikan manfaat nyata bagi mobilitas dan dinamika masyarakat Kepanjen yang kian berkembang pesat.
”Sebagai rumah sakit Hermina ke-54, kami ingin kehadiran RS Hermina Kepanjen tidak hanya menambah fasilitas kesehatan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kepanjen dan Kabupaten Malang secara lebih luas,” ujar dr. Hasmoro.
RS Hermina Kepanjen berdiri di atas lahan seluas 18.148 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 9.630 meter persegi. Fasilitas ini menyediakan kapasitas 100 tempat tidur, area parkir yang luas, serta didukung infrastruktur modern berkonsep green building. Operational rumah sakit juga ditunjang oleh Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) tersertifikasi, gardu trafo listrik PLN mandiri, serta genset cadangan untuk menjamin kontinuitas pelayanan.
Pada tahap awal operasional, RS Hermina Kepanjen didukung oleh 43 dokter spesialis, 6 dokter subspesialis, 1 ahli gizi, 2 fisioterapis, dan 34 tenaga keperawatan. Penunjang medis terintegrasi seperti laboratorium, radiologi, dan farmasi siap melayani kebutuhan pasien secara efektif dalam satu kawasan.
Selain layanan poliklinik unggulan yang fokus pada kesehatan ibu dan anak, perinatology, serta tumbuh kembang anak, RS Hermina Kepanjen memberikan perhatian khusus pada kesiapan penanganan kegawatdaruratan (Emergency Care).
”Dalam kondisi darurat, kecepatan dan ketepatan penanganan sangat penting. Kami memastikan layanan kegawatdaruratan di RS Hermina Kepanjen memiliki kesiapan yang dibutuhkan untuk memberikan respons cepat dan tepat, baik untuk kasus kecelakaan lalu lintas maupun kondisi darurat ibu dan anak,” tegas dr. Hasmoro.
Guna mendukung akurasi dan efisiensi penanganan medis, sistem operasional RS Hermina Kepanjen telah mengadopsi transformasi digital melalui penerapan Electronic Medical Record (EMR). Layanan informasi dan pendaftaran pasien dapat diakses secara digital melalui aplikasi Halo Hermina.mut









