Pakar energi Department of Energy and Power Engineering, Tsinghua University, China, Assoc Prof Yang Zhang berkunjung ke FTAB UB
Kota Malang, Bhirawa
Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB) Universitas Brawijaya (UB) terus menancapkan kukunya di kancah internasional. Terbaru, FTAB UB menerima kunjungan strategis dari pakar energi Department of Energy and Power Engineering, Tsinghua University, China, Assoc Prof Yang Zhang, Kamis-Jumat (18-19/6) lalu. Kunjungan ini membuahkan kesepakatan penting dalam penguatan kolaborasi global di bidang energi dan teknologi pertanian.
Puncak dari kunjungan dua hari tersebut ditandai dengan penandatanganan dokumen Implementation Agreement (IA) antara FTAB UB dan Tsinghua University. Prosesi penandatanganan dilakukan langsung oleh Dekan FTAB UB, Prof Yusuf Hendrawan STP PhD bersama Assoc Prof Yang Zhang.
Dekan FTAB UB, Prof Yusuf Hendrawan mengungkapkan, kerja sama ini merupakan langkah nyata fakultas dalam meningkatkan kualitas akademik sekaligus memperkuat jejaring internasional. Langkah ini diharapkan mampu membawa dampak positif bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia, khususnya di sektor agroindustri.
”Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas penelitian dan pengembangan di bidang energi dan teknologi pertanian, serta memperkuat posisi FTAB UB sebagai lembaga pendidikan tinggi yang terkemuka di tingkat internasional,” ujar Prof Yusuf, Senin (22/6) kemarin.
Selama berada di kampus UB, Assoc Prof Yang Zhang terlibat dalam serangkaian kegiatan akademik padat. Di antaranya adalah Exclusive Workshop yang membedah strategi dan wawasan berharga untuk publikasi di jurnal internasional bereputasi bagi dosen dan mahasiswa FTAB.
Selain workshop, pakar asal negeri tirai bambu tersebut juga memberikan kuliah tamu dengan tema “Integrated Process Design and Combustion Optimization for Renewable Biofuels from Agroindustrial Resources” di hadapan civitas akademika Departemen Teknologi Industri Pertanian. Kuliah ini secara khusus mengupas tuntas pengembangan biofuel terbarukan dari sumber daya agroindustri, yang sangat relevan dengan tantangan krisis energi global saat ini.
Tak kalah penting, digelar pula Research Exchange Forum sebagai wadah presentasi penelitian fakultas serta diskusi mengenai peluang kolaborasi potensial di masa depan. Forum ini memfasilitasi pertukaran ide dan pengalaman yang dinamis antara peneliti FTAB UB dan Tsinghua University.
Dengan suksesnya kunjungan dan penandatanganan IA ini, FTAB UB semakin mengukuhkan posisinya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang adaptif, terbuka terhadap kemitraan global, serta siap menjawab tantangan masa depan di bidang energi dan teknologi pertanian terintegrasi. mut






