Malang, Bhirawa-Keterbatasan lahan pekarangan di area perkotaan bukan lagi menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memproduksi bahan pangan mandiri. Semangat inilah yang diusung oleh personel Babinsa Koramil 0833-01/Klojen, Pelda Rudin bersama Kopka Rudy, saat memberikan sosialisasi dan edukasi teknik bercocok tanam metode hidroponik kepada warga Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (23/8).
Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, para Babinsa mengajak warga mengenali teknik sederhana memanfaatkan ruang kosong di sekitar pemukiman untuk ditanami beragam jenis sayuran produktif.
Baca Juga :Perkuat Kemitraan Warga, Babinsa Tunggulwulung Ajak Peduli Lingkungan dan Kamtibmas
Pelda Rudin menjelaskan, metode hidroponik menjadi solusi paling praktis bagi masyarakat perkotaan yang memiliki ruang terbatas. Selain menjamin ketersediaan sayur segar dan sehat untuk konsumsi keluarga, langkah ini juga efektif menekan pengeluaran rumah tangga.
”Tidak harus memiliki lahan yang luas. Pekarangan kecil pun bisa dimanfaatkan untuk menanam sayuran dengan hidroponik. Yang terpenting adalah kemauan untuk mencoba dan merawatnya,” ujar Pelda Rudin di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan, pemanfaatan pekarangan tidak sekadar aktivitas bercocok tanam harian, melainkan strategi nyata dalam membangun kemandirian pangan di tingkat lingkungan RT dan RW.
Sementara itu, Babinsa Sukoharjo Kopka Rudy menegaskan bahwa kegiatan pendampingan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat wilayah binaan. Kehadiran Babinsa diharapkan tidak hanya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, tetapi juga memicu lahirnya gerakan lingkungan yang produktif.
Edukasi tersebut mendapat respon positif dari warga setempat. Masyarakat tampak antusias menyimak paparan materi serta aktif berdiskusi mengenai teknik penyiapan media tanam, formulasi perawatan, hingga potensi pemanfaatan hasil panen.
Melalui semangat gotong royong, area pekarangan rumah warga yang semula kosong kini terdorong menjadi sumber pangan keluarga yang sehat, bernilai ekonomis, dan berdampak sosial positif bagi lingkungan sekitar. mut






