Malang, Bhirawa – Kesibukan berkarier di luar lingkungan akademik terbukti bukan penghalang untuk meraih capaian pendidikan tertinggi. Nova Astrina Rachmadani, wisudawati Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), sukses membuktikan hal tersebut dengan menyabet predikat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) cumlaude pada prosesi Wisuda ke-123 UMM di Hall Dome UMM.
Gelar akademik ini diraih Nova di sela-sela padatnya agenda profesional sebagai duta, moderator, narasumber, hingga model. Sederet prestasi mentereng telah ia kantongi selama kuliah, mulai dari Pemenang Puteri Batik Jawa Timur 2022, Pemenang Puteri Batik Indonesia 2023, hingga Pemenang Kakang Mbakyu atau Duta Wisata Kota Malang 2024. Teranyar, ia dinobatkan sebagai Peserta Terbaik Diklatda Tingkat I AMPG Jawa Timur perwakilan Kabupaten Malang.
Nova menuturkan, kunci utama keberhasilannya terletak pada manajemen waktu yang disiplin melalui penyusunan skala prioritas kegiatan harian.
”Di tengah kesibukan saya, khususnya sebagai mahasiswa, duta wisata, moderator, maupun modeling, saya menyiasatinya dengan membuat to-do list. Saya menyusun skala prioritas mana yang harus didahulukan sehingga perkuliahan tetap tuntas tanpa tertinggal,” ujarnya.
Tak sekadar aktif di panggung duta dan model, Nova juga memperkaya rekam jejak profesionalnya dengan menjalani magang kerja di Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Malang selama satu tahun dua bulan, terhitung sejak Februari 2025 hingga Maret 2026. Pada bagian Peralihan dan Hak Pembebanan Pendaftaran (PHP), ia menangani administrasi serta verifikasi dokumen pertanahan seperti hibah, jual beli, dan waris.
Portofolio tersebut mengantarkannya kerap dipercaya menjadi moderator Legal Career Expo FH UMM, pembicara di Universitas Brawijaya, hingga juri ajang pemilihan duta. Nova menuntaskan studinya lewat skripsi bertajuk “Tinjauan Yuridis terhadap Kebutuhan Aparatur Sipil Negara Berbasis Luas Wilayah dalam Sistem Analisis Beban Kerja di Indonesia.”
Ia pun mendorong rekan-rekan mahasiswa untuk tidak terpaku pada rutinitas perkuliahan semata, melainkan aktif mencari tantangan baru demi mengasah kapasitas diri.
”Jangan hanya jadi mahasiswa kupu-kupu yang kuliah-pulang, kuliah-pulang. Keluar dari zona nyaman, coba hal baru, dan kembangkan potensi yang dimiliki selagi ada kesempatan,” pungkasnya. mut






