Kota Malang, Bhirawa-Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di SMAN 6 Kota Malang menjadi momentum penting untuk merefleksikan sekaligus memperkuat pengamalan nilai-nilai ideologi bangsa di lingkungan pendidikan. Hal tersebut ditegaskan dalam upacara bendera yang diikuti ratusan peserta didik kelas X hingga XII, tenaga pendidik, dan staf kependidikan di lapangan sekolah, Kamis (1/10).
Bertindak sebagai pembina upacara, Pengawas SMA Kota Malang, Dr. Fadilah Utami Prasetyaningtyas, S.Pd., M.Si., menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar teks yang dihapalkan dalam seremoni rutin, melainkan harus diterjemahkan ke dalam tindakan nyata kehidupan sehari-hari.
Dalam amanatnya, Fadilah mengajak para siswa berdialog langsung mengenai penerapan butir-butir Pancasila secara konkret di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Dialog interaktif tersebut mempertegas bahwa pengamalan ideologi negara berakar dari sikap sederhana, seperti gotong royong, menjaga toleransi, menghargai keberagaman, serta disiplin belajar.
”Nilai-nilai Pancasila harus kita wujudkan dalam tindakan konkret setiap hari. Jangan sampai Pancasila hanya dihafalkan di lisan, tetapi tidak tercermin dalam etika dan perilaku kita,” tegas Fadilah di hadapan peserta upacara.
Ia menambahkan, pembentukan karakter berbasis Pancasila di jenjang pendidikan menengah atas memegang peranan krusial untuk membentengi generasi muda dari degradasi moral dan pengaruh negatif era digital. Sikap saling menghormati, tanggung jawab sosial, dan menjaga persatuan menjadi fondasi utama bagi integritas pelajar.
Melalui momentum Hari Kesaktian Pancasila ini, keluarga besar SMAN 6 Kota Malang berkomitmen mengintegrasikan nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya dalam ruang kelas, tetapi juga pada iklim interaksi sosial sekolah secara menyeluruh demi mencetak profil pelajar yang berkarakter dan berdaya saing. mut






