Persiapan DPR RI 2029, HM Mujiono Konsolidasi dan Sapa Ratusan Pendukung di Malang Barat

HM Mujiono bersama pendukung dan timnya di kawasan Malang barat

Malang, Bhirawa

Momentum peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-62 HM Mujiono SIP M Pd CMe menjadi pemantik penguatan mesin politik menuju Pemilu 2029. Setelah sebelumnya menggalang kekuatan di Kota Malang, politisi PAN sekaligus Ketua HIPAKAD Jawa Timur ini melanjutkan agenda konsolidasi dengan menyapa ratusan pendukung setianya di wilayah Malang Barat, tepatnya di Kecamatan Ngantang dan Kasembon, Minggu (28/6).

​Acara silaturahmi yang dibalut dengan pembagian bingkisan tersebut dihadiri oleh ratusan kader, relawan, dan tim sukses (timses) lawas yang berkomitmen menjaga loyalitas, serta sejumlah pendukung baru yang menyatakan siap bergabung untuk pemenangan 2029.

​Berdasarkan data kehadiran, antusiasme relawan terbilang tinggi. Di Kecamatan Ngantang, tercatat sebanyak 258 pendukung hadir memadati lokasi acara pada pukul 15.00 WIB. Sementara di Kecamatan Kasembon, sebanyak 170 orang hadir pada pertemuan yang digelar pukul 16.30 WIB.

​”Mayoritas yang hadir adalah kader dan tim sukses setia sejak Pemilu 2024 lalu. Namun, alhamdulillah, kali ini pergerakan kami semakin kuat dengan bergabungnya para pendukung baru yang siap berjuang bersama untuk target legislatif DPR RI pada 2029 mendatang,” ujar HM Mujiono.

​Pria kelahiran Pajaran, Poncokusumo ini menegaskan bahwa safari politik dan konsolidasi internal akan terus digerakkan secara maraton di seluruh wilayah Malang Raya.

​”Kader dan tim saya tidak berhenti bergerak. Kemarin malam kami berkumpul di Pajaran, kemudian bergeser ke Kota Malang, dan hari ini langsung menyisir Ngantang serta Kasembon. Kami bersyukur silaturahmi ini terus berjalan dalam kondisi sehat dan penuh berkah,” imbuh mantan birokrat tersebut.

​Menatap kontestasi Pemilu 2029, Mujiono mengaku sangat optimistis. Evaluasi mendalam terhadap hasil pemilu sebelumnya kini menjadi modal penting dalam mematangkan konsep dan strategi pemenangan ke depan.

​”Suara saya di Malang Raya pada pemilu lalu sebenarnya sudah cukup bagus, namun momentumnya memang belum berpihak. Insya Allah, menghadapi 2029 nanti persiapan kita akan jauh lebih matang. Berbagai konsep yang kurang akan kita perbaiki, dan struktur tim akan kita tata kembali secara lebih masif,” tegasnya.

​Sebagai langkah konkret, Mujiono mematok target pembentukan sedikitnya 15 ribu kader dan tim pemenangan yang tersebar di seluruh kelurahan dan desa di Malang Raya. Strategi multiplikasi suara pun mulai dirancang sejak dini.

​”Jika kita memiliki 15 ribu kader struktural yang solid, dan masing-masing mampu merangkul minimal 10 orang pendukung, maka potensi basis suara yang terkonsolidasi bisa mencapai 150 ribu suara. Angka itu merupakan modal awal yang sangat kuat. Itulah mengapa konsolidasi akar rumput (grassroots) ini kami geber sejak sekarang,” urainya detail.

​Selain mengandalkan mesin partai dan relawan umum, Mujiono juga mendapat suntikan moral dan dukungan kuat dari keluarga besar TNI Angkatan Darat. Perannya sebagai Ketua HIPAKAD Jatim dinilai strategis dalam merangkul kedekatan emosional dengan para purnawirawan, termasuk anggota Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) di Malang Raya yang jumlahnya mencapai ribuan orang.

​”Hubungan kami dengan keluarga besar TNI dan PPAD terjalin sangat erat dan saling mendukung. Kegagalan kemarin menjadi bahan evaluasi bersama agar langkah pengabdian menuju DPR RI pada 2029 nanti dapat terwujud atas restu masyarakat Malang Raya,” pungkasnya.mut

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *