Tim Humas UMM tak pernah lelah mengabarkan seluruh aktifitas kampus berkemajuan
Kota Malang, Bhirawa
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mengukuhkan posisinya sebagai perguruan tinggi dengan pengelolaan kehumasan digital terbaik di Jawa Timur. Hubungan Masyarakat (Humas) Kampus Putih ini secara beruntun sejak tahun 2022 terus menduduki puncak penghargaan bergengsi di tingkat regional.
Teranyar, Humas UMM sukses memborong gelar juara pertama dalam pengelolaan media sosial (medsos) serta juara kedua untuk kategori laman web pada ajang Anugerah Humas Diktisaintek Bagi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Lingkungan LLDIKTI Wilayah VII yang digelar awal Juli ini. Lewat kemenangan mutlak tersebut, UMM secara otomatis kembali ditunjuk untuk mewakili Jawa Timur ke ajang serupa di tingkat nasional.
Kepala Humas UMM, Maharina Novia Zahro M.Ikom menegaskan, rentetan prestasi yang berhasil dipertahankan sejak empat tahun terakhir ini merupakan buah dari sinergi yang konsisten. Kolaborasi tersebut terbangun apik mulai dari tim riset, visual, hingga lini strategi komunikasi.
Menurut Maharina, raihan ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas komunikasi perguruan tinggi tidak melulu diukur dari seberapa banyak volume publikasi yang dikeluarkan. Melainkan, sejauh mana informasi yang disebarluaskan mampu memberikan asas manfaat bagi masyarakat luas.
”Ini menjadi pengakuan bahwa komunikasi perguruan tinggi tidak hanya diukur dari seberapa banyak informasi dipublikasikan, tetapi sejauh mana informasi tersebut mampu menghadirkan manfaat, membangun kepercayaan, dan mendorong kolaborasi,” tegas Maharina, Sabtu (11/7).
Lebih lanjut, seluruh platform digital yang dimiliki UMM saat ini terus dimaksimalkan untuk menyampaikan kiprah nyata sivitas akademika. Hal ini dilakukan agar setiap inovasi yang lahir di dalam kampus tidak sekadar berujung pada tumpukan laporan di atas meja.
Ia juga menambahkan, rentetan keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen dan dukungan penuh Rektor UMM, Prof Dr Nazaruddin Malik M.Si, yang sukses menciptakan ekosistem kampus inovasi secara mandiri dan berdampak.
”Media sosial dan website menjadi ujung tombak menyebarkan inovasi kampus. Kolaborasi dan sistem yang dibangun memungkinkan Humas UMM mampu menghasilkan konten edukatif berkualitas, tidak sekadar mengunggah informasi semata,” imbuhnya seraya menyebut kesiapan timnya melaju ke tingkat nasional.
Secara konkret, pengelolaan informasi digital di UMM difokuskan pada tiga pilar utama kampus, yakni inovasi, mandiri, dan berdampak. Pada pilar inovasi, UMM telah melahirkan terobosan mutakhir seperti alat pendeteksi anemia, robotika, aplikasi pelayanan psikologi, hingga metaverse hukum.
Sementara pada pilar mandiri, Kampus Putih sukses mewujudkan ketahanan ekonomi dan energi melalui Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Adapun pada pilar berdampak, kontribusi nyata UMM telah menjangkau level global lewat pendampingan desa wisata hingga raihan kepercayaan internasional melalui UNESCO Chair untuk pelestarian ekosistem air.
Keberhasilan mempertahankan predikat Humas Kampus Terbaik se-Jatim ini dinilai menjadi pemacu penting bagi seluruh elemen universitas untuk konsisten menghasilkan karya yang relevan. Komunikasi yang presisi dinilai menjadi jembatan vital antara inovasi akademis dan kebutuhan masyarakat.
”Penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi bagi Humas UMM untuk terus menghadirkan komunikasi yang adaptif, berbasis data, dan berorientasi pada kebutuhan publik. Kami percaya bahwa humas bukan sekadar menyampaikan kabar baik, melainkan menghubungkan gagasan dengan solusi,” pungkasnya. mut











