Pesan Haru Lionel Messi kepada Mendiang Ayahnya

Kenangan Messi dan Hasil Pahit Piala Dunia 2026

Rosario, Bhirawa – Butuh empat hari bagi sang maestro sepak bola dunia, Lionel Messi untuk mengunggah pesan perpisahannya kepada sang mendiang ayah tercinta, Jorge Messi.

Jorge Messi wafat pada Sabtu (8/8) pekan lalu di Rosario, Argentina di usia 68 tahun.

Butuh hampir 100 jam bagi Messi untuk tegar mengunggah pesan perpisahannya kepada sang ayah melalui Instagram pribadinya (12/8).

Baca Juga: Erick Thohir Tegaskan PSSI Tak Pernah Nomor Duakan Sepak Bola Wanita

“Ayah, aku masih tak percaya kau telah tiada. Rasanya seperti belum terjadi, atau lebih tepatnya, aku tak ingin menerimanya.

“Sangat sulit bagiku membayangkan bahwa aku tak akan pernah melihatmu lagi, bahwa kita tak akan pernah berbicara lagi.

“Aku tahu kau menderita dan ini yang terbaik, tapi kau pergi terlalu cepat. Kita masih punya banyak hal untuk dinikmati bersama,” tulis Messi.

Ingin Kawal Perjuangan Sang Anak di Piala Dunia 2026

“Kau terus memintaku untuk mengizinkanmu ikut bepergian di Piala Dunia terakhir, dan kemudian, hanya beberapa hari sebelum dimulai, kondisimu memburuk.

“Itu adalah pertama kalinya kau tidak akan ikut turnamen, tetapi Ibu terus mengatakan kepadaku bahwa kau akan sembuh dan cukup sehat untuk bepergian.

“Aku terus mengatakan kepadamu bahwa kita akan mencapai final agar kau bisa pergi.

“Setiap kali pertandingan berakhir, aku menunggu dan melewatkan pesanmu. Saat itulah aku menyadari situasinya benar-benar buruk. “Meskipun begitu, aku terus berpikir untuk pergi sejauh mungkin, agar kau punya waktu untuk menonton pertandingan,” lanjut mantan pemain Barcelona.

Messi Ingin Bawa Trofi 2026 untuk Sang Ayah

“Kami sampai di final, dan kau tidak bisa hadir. Aku ingin memenangkannya agar bisa membawanya pulang dan menunjukkanmu yang baru.

“Aku tidak bisa; kakiku sudah tidak sanggup lagi. Kali ini, aku mencoba memaksakan diri melawan keterbatasan fisikku, tetapi aku tidak bisa.

“Aku tidak pernah bisa merasa baik-baik saja,” beber Messi mengenang final Piala Dunia 2026.

Messi Sulit Ceritakan Finalnya

“Saat aku tiba, kau mengira kita kalah di final melalui adu penalti. Kita tidak bisa membicarakan apa pun yang telah terjadi.

“Kau sama sekali tidak bisa menikmatinya. Kita memang bukan juara, tapi kau tidak tahu betapa kami menikmati setiap pertandingan.

“Sekali lagi, kau benar: aku harus ada di sana dan bermain,” kenang Messi.

Hubungan Messi dan Jorge

“Aku memberitahumu ini karena ini satu-satunya hal yang tidak bisa kita bicarakan; kamu sudah tahu semuanya.

“Kita berbicara setiap hari dan bertemu setiap kali jadwalku memungkinkan,” sambungnya.

Messi Berusaha Tegar

“Aku tidak tahu apa yang akan kulakukan tanpamu, aku tidak tahu bagaimana melanjutkan hidup.

“Aku baru saja bermain sepak bola, dan sekarang aku sangat ragu aku akan mampu terus melakukannya lebih lama lagi. Kau selalu di sisiku sejak awal; akhir sudah begitu dekat.

“Mengapa kau tidak bertahan sedikit lebih lama dan kita bisa menyelesaikannya bersama?”

Dedikasi Jorge untuk Keluarga Kecilnya

“Aku tahu bahwa kebahagiaanmu berasal dari melihat keluargamu baik-baik saja, istrimu, anak-anakmu, dan yang terpenting, tanpa diketahui orang lain, melihatku bermain…”

Kenangan Messi

“Sejak aku kecil, memang selalu seperti itu. Kau selalu mengajakku ke semua sesi latihan begitu pulang kerja. Ibuku juga sering mengajakku ke sana karena kau sedang bekerja.

“Jelas sekali, kamu tidak pernah melewatkan satu pertandingan pun.

“Kamu menderita saat menontonku dan menikmatinya, meskipun kamu tidak pernah memberiku banyak pujian,” ungkap Messi tentang ayahnya.

Panutan Messi

“Kau adalah seorang ayah, seorang teman, dan seorang perwakilan.

“Kau selalu menjadi orang yang dibutuhkan dalam setiap situasi, dan kau tidak pernah salah dalam hal apa pun.

“Terlepas dari beberapa perbedaan pendapat atau argumen, kau selalu benar.

“Pada akhirnya, segala sesuatunya selalu berjalan sesuai dengan apa yang kau katakan,” imbuh Messi.

Pesan Cinta kepada Sang Ayah

“Aku akan sangat merindukanmu, tetapi kamu akan selalu hadir, terutama dalam pendidikan anak-anakku, karena aku mengajar dan mendidik mereka seperti yang kamu lakukan padaku.

“Beristirahatlah dengan tenang dan awasi kami dari atas sana seperti yang kau lakukan di sini. Terima kasih atas segalanya.

“Aku mencintaimu, ayah,” pungkas Messi.

Rivalitas Hanya 90 Menit di Atas Lapangan

Kepergian ayah Messi tidak hanya menyita perhatian penggemar Messi, Barcelona, dan publik Argentina.

Sang klub rival bebuyutan Barcelona yakni Real Madrid pun turut memberi pesan belasungkawa kepada Messi atas berpulangnya sang ayah.

“Presiden (Florentino Perez) dan dewan direksi turut berduka cita serta menghargai rasa kemanusiaan di atas rivalitas di lapangan,” tulis Los Blancos.

“Semoga beliau beristirahat dalam damai,” pungkas Madrid.(DS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *