Jakarta, Bhirawa – Presiden RI Prabowo Subianto melakukan pidato kenegaraan dalam sidang tahunan di Gedung DPR RI Jakarta, Jumat (14/8).
Agenda ini juga menjadi bagian untuk menyambut peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.
Di dalam pidatonya, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini telah merilis 121 kebijakan transformatif.
Baca Juga: Pidato Presiden Prabowo 14 Agustus: Tujuan Akhir Pembangunan Bangsa adalah Kesejahteraan Rakyat
Ratusan Kebijakan untuk Atasi Permasalahan Bangsa
“Sebanyak 121 kebijakan transformatif telah rilis dari pemerintah sebagai langkah untuk mengatasi berbagai persoalan bangsa secara bertahap dan menyeluruh,” ungkap Prabowo, menukil dari laman resmi presiden (14/8).
Di antara ratusan kebijakan tersebut kemudian ada setidaknya tiga pencapaian yang tersorot.
Pertama, terwujudnya swasembada pangan pada delapan komoditas.
Delapan komoditas yang telah berstatus swasembada menurut Prabowo adalah beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.
Kedua, kemudahan penyaluran pupuk kepada petani.
Pemerintah menghapus 145 regulasi birokrasi yang memperlambat distribusi pupuk ke tangan petani lokal.
Pemerintah menurunkan harga pupuk subsidi 20 persen.
Distribusi pupuk berjalan serentak dan tepat waktu sejak awal tahun anggaran demi mendukung produktivitas musim tanam.
Penyaluran pupuk juga melibatkan kementerian, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, hingga dukungan TNI dan Polri untuk mengawal kelancaran distribusi di lapangan.
Pencapaian ketiga, kemajuan hilirisasi yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.
Implementasi hilirisasi di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto makin luas dengan mencakup 13 sektor strategis senilai Rp116 triliun.
Hilirisasi ini juga berfokus menghentikan ekspor bahan mentah, mengoptimalkan nilai tambah di dalam negeri, serta memperkuat kemandirian energi, mineral, dan pangan.
Semua Elemen Gotong Royong Jalankan Kebijakan
“Berbagai capaian tersebut merupakan hasil semangat gotong-royong seluruh elemen bangsa yang terus bekerja sama untuk mewujudkan Indonesia yang mandiri dan berdaya saing,” tegas Prabowo.(DS)






