Rakerpim FBiPK UB
Kota Malang, Bhirawa
Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan Universitas Brawijaya (FBiPK UB) sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Tahun 2026 yang bertempat di Ijen Suites Kota Malang. Kegiatan tahunan ini menjadi forum strategis dalam memperkuat komitmen institusi terhadap pembangunan Zona Integritas (ZI) sekaligus peningkatan capaian kinerja menuju fakultas bereputasi internasional.
Rakerpim FBiPK 2026 dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan, mulai dari ketua program studi, ketua departemen, ketua gugus jaminan mutu, wakil dekan, hingga dekan fakultas. Agenda berlangsung dinamis dan partisipatif melalui berbagai diskusi strategis terkait percepatan transformasi institusi berbasis produktivitas kerja yang berintegritas.
Dalam sambutannya, Dekan FBiPK UB, Prof. Mangku Purnomo, S.P., M.Si., Ph.D., menegaskan bahwa penguatan tata kelola institusi yang akuntabel dan adaptif menjadi kunci utama dalam mendukung internasionalisasi fakultas di masa depan.
“Internasionalisasi tidak hanya berbicara tentang reputasi, tetapi juga bagaimana institusi mampu membangun budaya kerja yang produktif, berdampak, dan berintegritas. Karena itu, seluruh unsur pimpinan harus bergerak bersama memperkuat tata kelola dan kualitas kinerja,” tegas Prof. Mangku Purnomo.
Selain menjadi ruang konsolidasi internal pimpinan, Rakerpim tahun ini juga menjadi momentum penting dalam sosialisasi Manual Indikator Satuan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) Tahun 2026 yang telah diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kementerian Diksaintek RI).
Pemaparan terkait implementasi SAKIP tersebut disampaikan oleh Dr. Rachman Hartono, S.P., M.P., salah satu Tim Satuan Akuntabilitas Kinerja (SAK) Universitas Brawijaya yang juga menjabat sebagai Ketua Program Studi Agribisnis FBiPK UB. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya sinkronisasi indikator kinerja dengan arah kebijakan institusi agar seluruh program kerja dapat terukur secara efektif dan berdampak nyata.
“Manual indikator SAKIP 2026 menjadi pedoman penting bagi institusi dalam memastikan setiap program dan kegiatan memiliki orientasi hasil yang jelas, terukur, serta mendukung peningkatan akuntabilitas organisasi,” jelas Dr. Rachman Hartono.
Melalui pelaksanaan Rakerpim 2026 ini, FBiPK UB menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat budaya kerja kolaboratif, meningkatkan kualitas tata kelola institusi, serta mempercepat transformasi menuju fakultas yang unggul dan berdaya saing global.
Kegiatan ini juga selaras dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 (Quality Education), poin ke-16 (Peace, Justice and Strong Institutions), serta poin ke-17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan tata kelola pendidikan tinggi yang akuntabel, kolaboratif, dan berkelanjutan.mut










