Realisasi Pokir TA 2026, Arief Wahyudi Salurkan Bantuan Fasilitas Seni Budaya dan Pendidikan di Klojen

Arief Wahyudi SH,  mengawal dan merealisasikan aspirasi konstituen

Kota ​Malang, Bhirawa

Komitmen Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB), Arief Wahyudi SH, dalam mengawal dan merealisasikan aspirasi konstituen terus dibuktikan secara konkret.

​Melalui program Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Tahun Anggaran (TA) 2026, legislator senior yang karib disapa AW ini menyalurkan bantuan sarana prasarana penunjang untuk kelompok seni budaya, lembaga pendidikan, serta organisasi kemasyarakatan di wilayah Kecamatan Klojen, Kota Malang.

​Adapun realisasi pokir kali ini diwujudkan dalam bentuk penyerahan perlengkapan sound system, perangkat kesenian hadrah, alat peraga edukatif, serta fasilitas penunjang pendidikan bagi sejumlah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) Muslimat NU. Distribusi stimulan ini dilakukan secara bertahap langsung kepada kelompok masyarakat penerima manfaat yang telah lolos verifikasi administratif.

​Saat dikonfirmasi, Arief Wahyudi menegaskan bahwa pokir merupakan instrumen konstitusional strategis untuk menjembatani kebutuhan riil masyarakat arus bawah dengan arah kebijakan pembangunan Pemerintah Daerah. Pihaknya memastikan seluruh usulan diakomodasi secara formal melalui lembaga kedinasan resmi untuk menjamin akuntabilitas.

​”Seluruh usulan wajib diajukan secara institusional, baik lewat RT, RW, LPMK, kelompok seni, maupun lembaga formal pendidikan. Tidak ada bantuan berbasis perorangan. Ini regulasi mutlak agar output program tepat saran dan manfaatnya optimal bagi publik,” tegas Arief Wahyudi saat ditemui di sela penyerahan bantuan, baru-baru ini.

​Berdasarkan data penyaluran dinas terkait, pada tahapan ini terdapat sedikitnya 12 kelompok kesenian dan kebudayaan di Kecamatan Klojen yang mendapatkan bantuan fasilitas sound system serta alat hadrah. Selain itu, dua lembaga PAUD Muslimat NU turut disokong sarana prasarana penunjang belajar mengajar guna meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini di perkampungan.

​Politisi PKB ini menambahkan, intervensi anggaran negara untuk sektor seni dan kebudayaan lokal sangat krusial guna menjaga marwah tradisi sekaligus merawat ruang kreativitas komunal di tingkat kelurahan. “Kami berharap sarana ini memacu gairah produktivitas dan kegiatan positif masyarakat,” imbuhnya.

​Realisasi ini disambut antusias warga. Muhammad Lutfi Zakaria, salah satu perwakilan kelompok kesenian penerima manfaat, mengungkapkan proses pengajuan pokir ini telah menempuh mekanisme legal formal yang ketat, termasuk kepemilikan Kartu Induk Kesenian (KIK) dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang sebagai prasyarat utama.

​”Alhamdulillah, setelah dokumen KIK kami genap berusia satu tahun sesuai regulasi, usulan bantuan sound system ini akhirnya terealisasi. Sarana ini sangat dinantikan warga untuk menunjang kegiatan pengajian, peringatan hari besar nasional keagamaan, serta latihan seni berkala di kampung,” kata Lutfi.

​Apresiasi senada diutarakan Ketua Muslimat NU Ranting Bareng Bandarangin, Hj. Misiati, usai menerima bantuan secara simbolis di Masjid Quba’, Kelurahan Bareng. Ia menilai komitmen pengawalan aspirasi oleh AW kepada organisasi perempuan Nahdliyin tergolong sangat konsisten dari tahun ke tahun.

​”Bantuan dari Pak Arief selalu menyentuh kebutuhan dasar kami. Mulai dari laptop untuk operasional TK Muslimat, tenda kegiatan, hingga sound system baru ini. Sangat menunjang syiar keagamaan dan jamiyah Muslimat,” urai Hj. Misiati.

​Di sela penyerahan bantuan, Arief Wahyudi juga menyempatkan diri berdialog dengan kader Muslimat NU untuk memperkuat ketahanan keluarga. Ia mengimbau para ibu menjadi benteng utama anak-anak dari ancaman siber, seperti judi online (judol) dan dampak negatif gawai yang merusak mental generasi muda.

​Selain menyasar sektor sosial, seni, dan pendidikan, Arief memastikan alokasi Pokir TA 2026 miliknya juga didistribusikan masif untuk sektor infrastruktur fisik di perkampungan padat Klojen. Meliputi normalisasi drainase, perbaikan jalan lingkungan, hingga penataan permukiman melalui dinas teknis terkait guna mendongkrak kesejahteraan masyarakat setempat. mut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *