Malang, Bhirawa— Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Dekan FSTeM, Prof. Sukir Maryanto, S.Si., M.Si., Ph.D., menyuarakan pentingnya penyelarasan (sinkronisasi) program akademis dari tingkat pemerintah pusat hingga unit Fakultas untuk merekam dampak nyata perguruan tinggi.
Prof. Sukir menekankan bahwa aktivitas tri dharma perguruan tinggi—baik pengabdian masyarakat, penelitian, maupun pengajaran—sebenarnya secara alamiah (natural) telah berkaitan erat dengan poin-poin SDGs. Namun, tantangan utama saat ini terletak pada kedisiplinan pencatatan dan pelaporan data aktivitas tersebut.

”Sebenarnya aktivitas kita itu sudah terkorelasi dengan SDGs, cuma kita saja yang kadang tidak sadar atau belum mencantumkannya. Masing-masing stakeholder di fakultas perlu mengidentifikasi dan memetakan kerjaannya cocok dengan SDGs nomor berapa,” ujar Prof. Sukir usai kegiatan sosialisasi yang melibatkan dosen dan tenaga kependidikan (tendik).
Sistem Pelaporan Terintegrasi
Guna mempermudah proses pelaporan, FSTeM mendorong hadirnya suatu sistem terintegrasi. Dengan sistem ini, para sivitas akademika dapat melaporkan hasil riset dan pengabdian secara berkala tanpa harus terburu-buru saat pendataan akhir periode.
Berbagai bidang kegiatan akademis di lingkungan fakultas terbukti mencakup banyak tujuan SDGs, seperti:
SDGs Pendidikan Quality (SDG 4): Terintegrasi langsung dalam seluruh proses pembelajaran dan pengajaran di fakultas.
SDGs Energi Bersih dan Terjangkau (SDG 7): Terlihat dari riset geotermal dan pengembangan energi terbarukan.
SDGs Penanganan Perubahan Iklim (SDG 13): Didukung oleh riset remote sensing serta studi lingkungan.
SDGs Tanpa Kelaparan & Kehidupan Sehat (SDG 2 & 3): Terwujud melalui kegiatan pengabdian masyarakat, seperti inovasi pakan alternatif dan penyuluhan kesehatan.
Publikasi dan Impact Luas
Lebih lanjut, Dekan FSTeM juga mendorong agar setiap hasil pengabdian dan penelitian disebarluaskan dan dipublikasikan. Kolaborasi dengan media massa dan insan pers dinilai penting agar dampak positif dari inovasi kampus bisa dirasakan secara nyata oleh masyarakat luas.
Melalui penataan sistem pelaporan dan pembentukan mindset berbasis SDGs, FSTeM optimistis dapat berkontribusi secara berkelanjutan serta terukur bagi capaian nasional maupun global.mut












